Pembayaran Kontribusi BOT Aryadutha Dipercepat

Posted: 05/03/2010 in Uncategorized
Tags: , ,

InformasiPagi, Sumsel

Pembayaran kontribusi Build Operate Transfer (BOT) Hotel Aryadutha dan perparkirannya kepada Pemprov Sumsel, akan dipercepat. Perjanjian semula baru dibayarkan pada tahun 18 dari operasional tahun 2002, dipercepat mulai tahun 2010 atau tahun ke delapan sejak dioperasikan.
Hal ini diungkapkan Kabiro Hukum dan HAM, Ardani SH MH, usai melakukan rapat pembahasan kontribusi BOT Hotel Aryadutha beserta fasilitas perparkiran, di Ruang Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Pemprov Sumsel Kamis (4/3). Menurutnya, pada 20 Januari 2010 lalu, Komisi I DPRD Sumsel, telah melakukan pertemuan dengan PT Bayu Jaya Lestari Sukses (BJLS), untuk membicarakan tentang percepatan pembayaran kontribusi BOT kepada Pemprov Sumsel, mengingat perkembangan Hotel Aryadutha akhir-akhir ini semakin maju dan positif.
“Usai pertemuan itu, Komisi I juga meminta Pemprov Sumsel dan PT BJLS melakukan pertemuan, dan setelah kita bertemu beberapa waktu lalu, pihak PT BJLS menyambut baik percepatan pembayaran kontribusi, dan mengharapkan Pemprov mengajukan surat resmi dengan menyebutkan berapa besar kontribusi yang dimint,” papar Ardani.
Untuk itulah, kemarin, Pemprov Sumsel membahas dan menghitung berapa besaran kontribusi yang diharapkan Pemprov Sumsel dari PT BJLS. “Kita tadi baru meminta masukan-masukan, hasilnya belum diketahui, masih akan dihitung terlebih dahulu, dari masukan itu akan segera dilaporkan ke Gubernur Sumsel,” jelas dia.
Pemprov Sumsel menurutnya, telah memiliki bahan yang jelas, untuk menentukan berapa angka yang pas untuk kontribusi tersebut, seperti menghitung dari penghasilan perparkiran per tahun, begitu juga dari penghasilan hotel per tahunnya. “Yang jelas, seluruh lokasi parkir di Komplek Mall Palembang Square itu masuk dalam BOT, sehingga masuk hitungan kita,” ujarnya.
Dijelaskan Ardani, jika sesuai ketentuan dalam perjanjian pada 2001 lalu, kontribusi BOT Aryadutha mulai dapat diberikan pada tahun ke 18 sejak Aryadutha dioperasionalkan yaitu pada 2002, namun kembali lagi, karena perkembangan yang positif Komisi I meminta kontribusi mulai dibayarkan mulai 2010 artinya dibayar tahun ke delapan sejak operasional.
“Setelah dilaporkan ke Gubernur, permintaan kontribusi secara tertulis dan resmi akan diajukan kepada PT BJLS mulai tahun ini, jika memang nanti sepakat, otomatis akan ada revisi perjanjian sebelumnya, yaitu pembayaran kontribusi tahun ke 18 menjadi tahun ke 8,” katanya lagi.
Terakhir Ardani menjelaskan, tidak ada penyebutan nominal khusus berapa kontribusi PT BJLS kepada Pemprov akan dibayarkan pada tahun ke 18 yang tertuang dalam perjanjian 2001 lalu. Besaran nominalnya itu disepakati bersama sesuai kondisi waktu kontribusi akan dibayarkan. “Termasuk kontribusi mulai 2010 ini, akan disepakati bersama berapa besarannya,” pungkasnya.agustian pratama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s