32 Pejabat Pemprov Belum Tes Urine

Posted: 04/03/2010 in Uncategorized
Tags: , , ,

32 Pejabat Pemprov Belum Tes Urine
– BNP Duga Kuat Ada Pejabat Positif Narkoba
InformasiPAgi, Sumsel

Hasil tes urine bagi pejabat Pemprov Sumsel untuk mengetahui apakah menggunakan narkoba, masih dalam proses pemeriksaan laboratorium. Disebutkan, 32 pejabat belum mengikuti tes urine, Badan Narkotika Provinsi (BNP) Sumsel, duga kuat ada pejabat positif gunakan narkoba.
Pernyataan ini diungkapkan Kepala BNP Sumsel, Chozali Hanan, di kantor BNP Sumsel, Rabu (3/3), hingga kemarin pihaknya belum mendapatkan laporan hasil pemeriksaan darah pejabat Pemprov Sumsel yang terindikasi narkoba.
Namun berdasarkan hasil rekapitulasi pihaknya BNP mencatat dari 294 pejabat yang direncanakan tes urine, ada 32 orang pejabat Pemprov Sumsel yang tidak mengikuti tes urine, karena beberapa faktor seperti tidak hadir, atau jabatan tersebut masih kosong belum diisi pejabat.
“Jumlah total 294 pejabat eselon II dan eselon III tersebut adalah daftar hadir atau absensi, bukan berarti semua orangnya ada, tapi ada beberapa posisi pejabat yang formasinya memang belum diisi,” kata dia.
Menurutnya, dari 32 pejabat yang tidak ikut tes urine tersebut terdiri dari lima pejabat eselon II dan tujuh pejabat eselon III, yang diantaranya ada kepala dinas dan Staf Ahli Gubernur Sumsel. “Dimungkinkan, dari banyaknya yang terindikasi positif narkoba, ada pejabat yang memang positif menggunakan narkoba,” ungkap Chozali yang tidak bersedia merinci orang-orangnya.
Kini, pihaknya mengkhawatirkan, para pejabat yang belum dites urine yang menggunakan narkoba, sudah mengantisipasinya dengan mengonsumsi obat penawar, sehingga pihaknya akan memilih waktu yang tepat untuk melakukan pemeriksaan urine kepada para pejabat yang belum dites.
“Sekitar jam 12.15 tadi (kemarin siang-red), saya dipanggil pak Gubernur, untuk melaporkan perkembangan sementara hasil tes urine dan membicarakan tindak lanjut tes urine tahap kedua bagi yang belum,” jelas dia.
Chozali mengatakan, pemeriksaan labor forensik untuk tes urine kali ini memerlukan waktu yang tidak sebentar, sehingga baru didapatkan hasil paling lambat Jumat mendatang, dan langsung akan dilaporkan ke Gubernur Sumsel.
Sebelumnya, Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin, menegaskan, jika terbukti positif menggunakan narkoba para pejabat akan dikenakan sanksi hukum dan sanksi administrasi dari Pemprov Sumsel. “Kalau positif menggunakan narkoba pasti ada sanksinya. Bagi yang belum ikut tes urine akan kita kejar untuk dites urine,” tegas Gubernur.
Seperti diketahui sebelumnya, acara rapat pengarahan Gubernur Sumsel kepada para pejabat lingkungan Pemprov Sumsel Senin (1/3 lalu), mendadak diganti menjadi tes urine bagi 294 pejabat Pemprov Sumsel, untuk mengetahui apakah pejabat Pemprov Sumsel bersih dari narkoba.agustian pratama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s