Pejabat Terindikasi Narkoba Bertambah

Posted: 03/03/2010 in Uncategorized
Tags: , , ,

InformasiPagi, Sumsel

Pejabat Pemprov Sumsel yang terindikasi gunakan narkoba bertambah menjadi 15 orang, yang semula hanya delapan orang, jika terbukti gunakan narkoba pejabat terancam disanksi berat Gubernur Sumsel.
Kepala Badan Narkotika Provinsi Sumsel, Chozali Hanan di Gedung DPRD Sumsel Selasa (2/3), mengungkapkan, berdasarkan hasil final pemeriksaan tes urine yang dilakukan terhadap pejabat eselon I,II dan III Senin lalu di kantor Gubernur Sumsel, pejabat yang terindikasi menggunakan narkoba bertambah menjadi 15 orang, terdiri dari empat orang eselon II dan 11 orang eselon III yaitu lima perempuan sepuluh orang laki-laki.
Namun, hingga kemarin pihaknya belum dapat memberikan keterangan mengenai hasil pasti siapa pejabat yang mengonsumsi narkoba. “Sampai sekarang hasil belum kita dapatkan, karena masih di laboratorium pihak kepolisian, mungkin paling lambat besok (hari ini-red) hasilnya dapat diketahui,” ungkapnya.
Dijelaskan Chozali, pada umumnya para pejabat tersebut hanya mengonsumsi obat-obat seperti obat jantung, obat sakit kepala atau migran, obat penenang dan lainnya. “Mereka memang terindikasi positif, tapi positif dalam artian masih reaktif, belum pasti, oleh karena dia mengonsumsi obat maka kita pastikan melalui pemeriksaan darah,” jelasnya.
Jika hasil pemeriksaan darahnya nanti masuk kategori/tingkatan tertentu, atau berada di atas berapa persen, berarti positif narkoba, tapi pada umumnya kategori rendah. “Menurut Gubernur, kalau memang positif terbukti mengonsumsi narkoba, beliau tidak akan segan-segan memecat pejabat tersebut dari jabatannya, tapi tentu harus melalui proses hukum, jika proses hukum terbukti mengonsumsi/mengedarkan, dan dijatuhkan hukuman di atas lima tahun, secara otomatis akan berhenti dari jabatan bukan dari PNS,” katanya.

Ke depan kata Chozali, Gubernur juga akan kembali memeriksa/mengetes urine para pejabat Pemprov Sumsel, namun kapan waktunya tergantung Gubernur, pihaknya sebagai pelaksana menunggu permintaan. “Untuk para pejabat yang tidak ikut tes kemarin, akan kita undang lagi secara khusus untuk dites, sekarang kita sedang merekapitulasi berapa jumlah pastinya yang tidak hadir itu, jika diundang masih tidak hadir, kita serahkan ke pak Gubernur,” ujarnya.
Menanggapi bertambahnya para pejabat pemprov yang terindikasi narkoba, Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin, usai rapat paripurna di DPRD Sumsel mengatakan, sejauh ini diketahuinya beberapa pejabat yang positif, banyak mengonsumsi obat-obat untuk penyakitnya, tapi untuk memastikannya tetap harus diperiksa darah. “Kalau positif menggunakan narkoba pasti ada sanksinya,” tegas Gubernur.
Bagi yang tidak ikut tes urine beberapa waktu lalu, kemungkinan karena unsur ketidaksengajaan, karena jika disengaja tidak mungkin. “Bagi yang telah mengisi formulir tapi tidak ikut tes, akan kita kejar, karena masih bisa dideteksi,” kata Alex. agustian pratama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s