Gubernur Sumsel Rencanakan Penerbangan Lintas Daerah

Posted: 02/03/2010 in Uncategorized
Tags: , ,

InformasiPagi, Sumsel

Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin, merencanakan membuka penerbangan/flight dari Palembang ke ibukota kabupaten/kota di Sumsel. Realisasinya pada Juni 2010 mendatang.
Hal ini diungkapkan Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin, usai melakukan rapat bersama seluruh Kepala Daerah se Sumsel, di Ruang Rapat Bina Praja Sumsel Senin (1/3). Rapat sendiri berlangsung tertutup untuk wartawan.
Menurut Gubernur, rapat sendiri membahas tentang bencana alam di Sumsel, tentang pemilukada, dan lain-lain, termasuk informasi terbaru mengenai akan dibukanya penerbangan dari Palembang ke setiap ibukota kabupaten/kota di Sumsel setiap hari. Pesawatnya dinamakan Susi Air, milik penerbangan Susi Air, yaitu pesawat asli dari Indonesia, jenis pesawatnya green caravan seri tahun 2009/2010, dengan delapan seat/tempat duduk.
“Lapangan terbangnya cukup dengan lapangan rumput seribu meter, seluruh kabupaten/kota menyediakannya, seperti Kota Lubuk Linggau, Ranau, Baturaja, Martapura dan lainnya. Pesawatnya juga sudah siap, realisasinya pada bulan Juni mendatang,” kata Alex.
Jika perkembangannya bagus, tidak menutup kemungkinan penerbangan akan ditingkatakan dua kali sehari, bahkan juga mengganti pesawat lebih besar lagi. “Sistemnya nanti pihak penerbangan akan bekerjasama dengan BUMD,” terang dia.
Mengenai pembahasan evaluasi banjir, Gubernur menjelaskan, air sudah mulai surut, ada beberapa masih tergenang, dan tidak ada korban jiwa akibat tersapu banjir, namun yang sekarang yang merisaukannya adalah infrastruktur jalan yang rusak dan hancur akibat banjir, juga sawah mengalami puso, perkebunan rusak, gedung puskesmas serta sekolah banyak rusak. “Itu yang sangat merisaukan, karena kita tidak memiliki anggaran yang cukup untuk penanggulangan bencana alam sebesar ini,” jelas dia.
Lebih lanjut, kata Alex rapat juga mensosialisasikan tentang peraturan pemerintah nomor 19 tahun 2010, mengenai penguatan peran Gubernur sebagai wakil pemerintah di daerah. Saat disinggung mengenai kehadiran kepala daerah pada rapat kemarin, menurut Gubernur ada dua kepala daerah tidak hadir. “Kalau tidak hadir tanpa alasan akan kita tegur, kalau memang tidak bisa dan diwakilkan oleh wakil yang bisa memutuskan tidak apa-apa, tapi kalau hanya mengirim staf saja jangan,” kata Alex.
Mengenai pembahasan pemilukada, Gubernur mengatakan kondisinya aman, pendanaan sudah dipersiapkan, hanya saja pendataan mata pilih yang terhambat, karena banyak yang mengungsi akibat banjir. Gubernur kembali mengingatkan, PNS tidak boleh menggunakan fasilitas pemerintah, dan terang-terangan tidak netral. “PNS harus netral, dan mendukung salah satu kandidat boleh saja dalam bilik suara, karena dia punya hak untuk itu,” ujarnya.
Disela rapat, Bupati Musi Rawas, Ridwan Mukti mengatakan, kondisi banjir di Mura, 28 desa yang terendam banjir sudah dapat diatasi, dan sekarang pihaknya tengah melakukan penanganan pasca banjir, yaitu mengaktifkan kembali ekonomi masyarakat, dan tetap menjalankan proses belajar mengajar, menangani kesehatan masyarakat pasca banjir dengan menyebarkan posko-posko.
Masih di kantor Gubernur Sumsel, Ketua KPU Sumsel, Annisatul Mardiah mengatakan, pemilukada di OKUT menelan dana paling besar yaitu Rp17,5 miliar, sementara di OKU paling kecil yaitu Rp10,5 miliar. Ia juga mengatakan, pemilukada di OKUT sangat minim pendaftar, hingga kini baru ada dua balon yang mengambil formulir salah satunya incumbent, dikhawatirkan balon yang bukan incumbent tidak mengembalikan formulir pemilukada akan batal.agustian pratama

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s