Maret, Gaji 1.400 Honorer Dibayar

Posted: 25/02/2010 in Uncategorized
Tags: , , , , ,

InformasiPagi, Sumsel

Tak kurang sekitar 1.400 tenaga honorer database dan non database lingkungan Pemprov Sumsel, dua bulan terakhir belum mendapatkan gaji mereka, hal itu dikarenakan terjadinya perubahan pos anggaran penggajian pegawai honorer non database, dari pos biaya belanja pegawai menjadi pos belanja barang dan jasa. Pemprov mengusahakan gaji pegawai honorer tersebut dibayar Maret.
Hal ini diungkapkan Kepala Biro Keuangan Provinsi Sumsel, Laonma PL Tobing, di Gedung DPRD Sumsel Senin (22/2). Menurutnya, selama ini anggaran penggajian honorer baik database dan non database terdapat pada pos anggaran biaya belanja pegawai. Namun karena ada peraturan baru yaitu pembayaran harus dialihkan ke pos belanja barang dan jasa, secara otomatis gaji tenaga honorer belum dapat dibayarkan, karena perubahan tersebut.
“Kita masih menunggu adanya pengajuan revisi, dan sedang membahas perubahan pergantian pos gaji ini, kita sudah meminta izin prinsip untuk mendahului pembayaran gaji para pegawai tersebut, dengan melayangkan surat kepada Badan Pengawas Keuangan Provinsi (BPKP) dan Menpan guna memecahkan permasalahan ini,” katanya.
Dijelaskannya, perubahan pos anggaran tersebut hanya terjadi untuk pembiayaan gaji pegawai honorer non database, untuk tenaga honorer database tetap diplot ke anggaran belanja pegawai, meski begitu tetap belum dapat dibayarkan karena adanya perubahan walaupun tidak ada permasalahan di pendanaan.
Lebih lanjut dikatakannya, gaji honorer itu Rp800.000/pegawai/bulan, jumlah pasti tenaga honorer non database tersebut ada di masing-masing SKPD, namun jumlah pegawai honorer database dan non database di lingkungan Pemprov Sumsel yang gajinya belum dibayar itu sekitar 1.400 pegawai honorer.
“Mereka belum dibayar dari Januari lalu sampai Februari, tapi kita targetkan Maret nanti sudah dapat dibayarkan, apakah itu secara rapel masih menunggu petunjuk. Pembayaran gaji itu juga tergantung kesiapan SKPD masing-masing, untuk secepat mungkin mengajukan dana pembayaran gaji tenaga honorer di lingkungan mereka,” jelas Laonma.
Terpisah, Kepala Badan Kesbangpol Linmas Pemprov Sumsel, H Rusli Nawi juga mengakui, beberapa pegawai honorer di kantornya belum dibayarkan. “Kalau di Badan Kesbangpol Linmas Sumsel, ada tujuh pegawai honorer kita belum dibayarkan, mudah-mudahan dalam waktu secepatnya segera dibayar,” katanya. agustian pratama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s