Sensus 2010, By Name By Address

Posted: 18/02/2010 in Uncategorized
Tags: , ,

InformasiPagi, Sumsel

Sensus penduduk pada Mei 2010 mendatang akan berbeda dengan sensus sebelumnya, salah satunya dengan penambahan variabel, demi keakuratan data.
Diwawancarai usai acara pelepasan mahasiswa praktek kerja lapangan sekolah tinggi ilmu statistik (STIS) Jakarta, di Graha Bina Praja Sumsel Rabu (17/2). Kepala BPS RI, Rusman Heriawan, mengatakan, sensus di Indonesia telah dilakukan sejak 1930 pada zaman pemerintahan Hindia-Belanda, setelah berdiri Republik Indonesia sensus dilaksanakan pada tahun 1961, 1971, 1980, 1990, 2000. Pada 2010 ini, pelaksanaan sensus akan berbeda dari sebelumnya, yaitu menggunakan sistem by name by address (berdasarkan nama dan alamat-red).
“Ini baru pertama kali, sensus akan dilaksanakan dengan mencatat seluruh penduduk by name by address, artinya tidak ada satupun warga negara tidak akan terhitung di dalam sensus ini, jadi dimanapun mereka berada, termasuk warga negara di Indonesia yang di luar negeri akan didata. Karena kita ingin secara real menghitung berapa jumlah penduduk Indonesia siapa nama-namanya dimana alamatnya,” jelas Rusman.
Sehingga dengan data yang sangat mikro tersebut, pihaknya akan memiliki data untuk kepentingan berbagai pihak terutama pemerintah, khususnya dalam menjalankan program-program yang pro rakyat seperti penyaluran raskin, program jamkesmas atau lainnya. “Jadi, kalau kita mau bicara siapa yang buta huruf, siapa lansia perlu dibantu atau lainnya, namanya siapa tempatnya dimana, kita sudah punya catatan,” katanya.
Lebih lanjut kata Rusman, dengan sensus penduduk inilah nanti pihaknya sedang melaksanakan program unifikasi data atau sensus for all, artinya cukup dengan satu data untuk kepentingan semua. Dalam sensus pun akan menggunakan dua sistem, yaitu petugas mendatangi rumah ke rumah atau secara door to door, dan rumah tangga atau keluarga yang harus aktif melaporkan.
“Sampai nanti pada hari puncak sensus yaitu pada 15 Mei 2010, seluruh petugas sensus sekitar 700 ribu petugas lapangan akan dikerahkan di seluruh Indonesia, mendata mulai dari anak buah kapal, tunawisma dan lainnya dalam waktu bersamaan, untuk mengetahui secara akurat jumlah warga Negara Indonesia,” terang dia.
Pelaksanaan sensus akan dilakukan mulai 1-31 Mei 2010 di 33 provinsi 495 kabupaten/kota lebih dari enam ribu kecamatan, yang kemudian angka pertama mengenai jumlah penduduk Indonesia tersebut, akan secara resmi diumumkan sendiri oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono pada sidang paripurna DPR, tepatnya bersamaan dengan hari kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 2010 mendatang.
Masih di Graha Bina Praja, Kepala BPS Sumsel, Haslani Haris menambahkan, untuk Sumsel sendiri petugas sensus nantinya berjumlah sekitar 1.700 orang petugas yang sudah dilaukan rekrutmen, dan diikutkan pelatihan. Pada sensus 2010 ini akan ada penambahan variable 20 variabel dari sebelumnya sekitar 23 variabel. “Kita imbau masyarakat Sumsel dapat kooperatif dengan petugas sensus kita nantinya,” kata Haslani.agustian pratama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s