Nilai Kejuangan Harus Ditanamkan Sejak Dini

Posted: 17/02/2010 in Uncategorized
Tags: , , , ,

InformasiPagi, Sumsel

Nilai kejuangan harus ditanamkan sejak usia dini, agar para generasi muda dapat memahami jalan perjuangan bangsa menuju kemerdekaan, sehingga dapat menghargai bangsa dan jasa pahlawan, serta terhindar dari hal-hal negatif.
Demikian terungkap dalam acara peresmian Gedung Juang 45 di Jalan OPI Jakabaring Selasa (16/2). Acara bertema dengan jiwa dan semangat juang 45 siap mendukung program pembangunan Provinsi Sumsel. Disela acara dilakukan penandatanganan prasasti gedung juang 45 oleh Wakil Gubernur Sumsel, H Eddy Yusuf.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Sumsel, H Eddy Yusuf menjelaskan, nilai kejuangan tidak akan habis dan harus disebarkan serta dialirkan ke generasi muda, karena perkembangan zaman sekarang mengarah kepada materialistis dan individualistis.
Nilai nasionalisme dan kejuangan tidak datang serta merta, harus melalui pendidikan, pemahaman, dalam membina nilai kejuangan itu bukan berarti para generasi penerus harus berperang, namun bagaimana nilai kejuangan itu masuk ke dalam fikiran dan jiwa sehingga dalam karyanya dalam dan dalam melakukan kegiatannya.
“Nilai-nilai kejuangan ini harus ditanamkan sejak dini mulai dari tingkat taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi, karena nilai kejuangan tidak serta merta didapatkan begitu saja,” katanya.
Usai acara Wagub menambahkan, tujuan penerapan nilai kejuangan ini sangat bermanfaat, jika nilai kejuangan sudah diterapkan, generasi muda tidak akan mendapatkan masalah dan tidak akan mungkin melakukan hal negatif.
“Kemerdekaan yang dirasakan kita sekarang didapatkan dari perjuangan panjang mempertaruhkan darah dan nyawa, sehingga nilai-nilai kejuangan menghargai sejarah harus diterapkan,” pinta dia.
Mengenai peresmian gedung juang, Wagub mengutarakan,
tidak banyak provinsi dan daerah memiliki gedung juang, sehingga dengan gedung juang yang diresmikan, hendaknya dimanfaatkan maksimal. Gedung diharapkan mewakili para generasi pendahulu yaitu pejuang, dalam menyampaikan aspirasi dan pesannya melalui isi gedung.
“Kita akan koordinasikan nanti dengan pengurus gedung, agar gedung dimanfaatkan untuk memasyarakatkan nilai juang, melalui pemutaran film nilai kejuangan, kepustaakaan dan lainnya. Dengan harapan, para generasi penerus yang ingin memahami nilai kejuangan dan sejarah kejuangan akan tergambar di dalam gedung ini,” katanya.
Sementara itu, Dalam sambutannya, Ketua Dewan Harian Daerah (DHD) Badan Pembudayaan Kejuangan (BPK) 45 Sumsel, Hariono menyampaikan, Pemprov Sumsel sejauh ini sudah memperhatikan veteran dan pejuang di Sumsel, salah satunya dengan membangun gedung juang 45.
“Jangan lupakan sejarah, bangsa yang besar itu bangsa yang menghargai para pejuangnya, saya juga tertarik dengan ucapan pak Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin, bahwa kita tidak akan pernah ada tanpa para pejuang. Sehingga kita harus menghargai para pejuang, menjunjung tinggi serta memelihara nilai juang dan UUD 45,” ujarnya.
Sedangkan Kepala Biro Perlengkapan Pemprov Sumsel, Drs Darwin Irawan dalam laporannya mengatakan, pembangunan gedung juang melewati tiga tahapan, pertama tahapan pondasi tiang pancang dengan biaya mencapai Rp1 Miliar, kedua tahapan konstruksi bangunan fisik dengan biaya Rp2 Miliar dan tahap ketiga pemagaran keliling bangunan dengan biaya Rp433 Juta, serta untuk mobeler RP261 Juta.agustian pratama

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s