Konsumsi Daging Sea Games Diprediksi 21 Ton

Posted: 15/02/2010 in Uncategorized
Tags: , , , ,

Konsumsi Daging Sea Games, 21 Ton
– Disnak Programkan Penggemukan Sapi Jelang Sea Games

InformasiPagi, Sumsel

Event olahraga internasional Sea Games 2011 mendatang, bakal menyerap sekitar 10 ribu pengunjung ke Sumsel, Dinas Peternakan (Disnak) Sumsel, memrediksi konsumsi daging sapi selama dua minggu kegiatan tersebut sekitar 21 ton atau sekitar 70 ekor sapi. Untuk itu, Disnak telah memprogramkan penggemukan sapi dan ternak ayam petelur.
Menurut Kepala Disnak Sumsel, Ir Asrillazi Rasyid, kepada BeritaPagi Sabtu (13/2). Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin memrediksi sekitar 10 ribu orang dari Indonesia dan luar negeri akan mendatangi Sumsel terkait kegiatan akbar internasional Sea Games 2011. Semua sektor perekonomian akan bergerak, mulai dari pedagang eceran hingga ke perhotelan, termasuk konsumsi daging sapi.
“Sea Games 2011 mendatang, kalau untuk kebutuhan daging ayam dan telur ayam tidak akan ada masalah, kita mengalami surplus, yang mungkin kekurangan adalah daging sapi,” kata Asril.
Asril memrediksi, selama dua minggu perhelatan akbar tersebut konsumsi daging akan mencapai sekitar 70 ekor sapi, dengan perincian, jika seseorang dalam satu hari mengkonsumsi 1,5 ons daging, maka dalam dua minggu konsumsi daging per orang 21 ons. Jika dikalikan 10 ribu orang, konsumsi daging selama dua minggu mencapai 210 ribu ons atau 21 ribu kg atau 21 ton, sementara satu sapi beratnya sekitar 300 kg, sehingga 21 ribu kg dibagi 300 kg sama dengan 70 ekor sapi.
Untuk mendukung ketersediaan daging tersebut, pihaknya telah merencanakan dua program dengan pola kemitraan, yaitu program 1.000 kandang ayam, dan program penggemukan 5.000 ekor sapi jantan, yang kesemuanya akan dimulai pada awal 2011 mendatang. “Kita sudah memiliki investor asal Australia untuk program penggemukan sapi ini, mereka akan mendatangkan sapi jantan usia muda/1,5 tahun sebanyak 5.000 ekor, dan akan dikembangkan ke petani/peternak penggemukan sapi,” jelas dia.
Dengan begitu kata Asril, jika diasumsikan satu orang petani/peternak menangani lima ekor sapi, maka sekitar seribu orang petani/peternak akan bekerja dan ekonomi kerakyatan akan bergerak. Program tersebut antara lain akan dikembangkan di daerah Banyuasin, Muba, Palembang, OKI, Ogan Ilir dan lainnya.
“Para petani akan kita latih dan didik cara menggemukkan sapi, kita utamakan yang ikut nanti adalah para pengangguran, anak gelandangan, pemulung dan lainnya, polanya akan sama dengan program seribu kandang ayam itu nanti,” jelas dia.
Program itu sambung Asril akan dimulai awal 2011, dengan target enam bulan sapi sudah gemuk dan dapat dijual ke pasaran dengan harga tinggi.agustian pratama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s