Luapan Anak Sungai Rendam Keramasan

Posted: 14/02/2010 in Uncategorized
Tags: , , ,

InformasiPagi, Sumsel

Siklus lima tahunan dan diperparah dengan datangnya musim hujan dengan intensitas tinggi, membuat anak Sungai Musi di Kelurahan Keramasan Kecamatan Kertapati, khususnya di bantaran sungai sepanjang Jalan Putri Dayang Rindu dan Jalan Keramasan, beberapa hari terakhir meluap, merendam jalan hingga masuk ke rumah warga.

Pantauan Sabtu dan Minggu (14/2), luapan air lebih tinggi dari seminggu sebelumnya, semula air tidak sampai merendam jalan cor beton di halaman warga, namun tiga hari terakhir air telah merendam seluruh badan jalan dipemukiman warga di dataran rendah setinggi mata kaki orang dewasa.
Bahkan, tidak sedikit halaman rumah warga yang terendam air dan masuk ke rumah, terlihat juga jembatan kecil terendam, lapangan-lapangan pun terendam hingga kedalaman setengah meter.
Menurut salah satu warga, Sani, luapan air dari anak Sungai Musi beberapa hari terakhir karena siklus lima tahunan, dan diperparah datangnya hujan bercurah tinggi. Ia mengungkapkan, luapan air yang merendam badan jalan baru terjadi tiga hari terakhir, karena sebelumnya air belum menggenangi jalan cor beton, namun tetap merembes dari bawah jalan dan menenggelamkan halaman rumah warga. “Sejauh ini, aktifitas warga idak teganggu, cuman nak ati-ati bae, kagek tepeleset atau tecebur ke sungi,” kata warga RT 13 ini.
Dijelaskannya, warga yang rumahnya tidak bertiang atau tidak tinggi, secara otomatis akan terendam air luapan, dan harus mencegah beberapa sampah yang akan ikut masuk ke dalam rumah.
Warga lainnya, Mukhlis mengatakan, kondisi luapan air akan tetap berlangsung hingga beberapa hari ke depan, bahkan mungkin akan berlangsung hingga berakhir musim penghujan. “Sekitar berapo tahun kemaren, banyu jugo meluap cak sekarang, tapi beruntungnyo sekarang jalan sudah di cor, jadi aktifitas warga masih lancar, tapi kalu dulu aktifitas sangat tehambat, kareno jalan masih tanah dan dataran rendah,” kenangnya.
Sementara itu, salah satu warga yang rumahnya terendam air, Yai mengatakan, ia sudah terbiasa dengan luapan air yang masuk ke rumahnya, dan ia sudah antisipasi sejak masuknya musim hujan kemarin, dengan membuat palang dari papan di depan pintu rumahnya, meski diakui tidak maksimal menahan debit air yang masuk.agustian pratama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s