Gaji Tenaga Honorer Belum Layak

Posted: 11/02/2010 in Home / Beranda
Tags: , , , , , ,

InformasiPagi, Sumsel

Hingga kini masalah gaji tenaga honorer khususnya guru honor sekolah negeri di Sumsel seperti Palembang, masih menjadi keluhan mendasar. Keringat guru honorer hanya diganjar Rp250 ribu per bulan yang dibayarkan per triwulan sebesar Rp750 ribu.
InformasiPagi berbincang hangat dengan beberapa pegawai honorer sebuah sekolah negeri di Palembang Rabu (10/2), di sekitar Kantor Pendidikan Nasional Palembang. Salah satu guru honor sekolah negeri di kawasan Seberang Ulu, yang tidak mau ditulis namanya mengungkapkan keluhan mereka atas pendapatan per bulan yang belum layak.
“Pengennya gaji guru honor naik, kalau selama ini hanya Rp250 per bulan, kalau bisa ke depan sesuai dengan upah minimum sekitar Rp800 ribu per bulan,” kata ibu berjilbab ini.
Menurutnya, gaji guru honor tersebut dari alokasi dana bos (bantuan operasional sekolah), meski gaji yang diterima mereka tidak sesuai dengan jam kerja mereka, mereka mengaku tetap akan menjalankan tugas mulia tersebut dengan ikhlas hingga pemerintah mau memperhatikan lebih mereka.
“Mungkin, gaji kami ini paling kecil dari pegawai honor lainnya, kami sangat berharap para honorer khususnya guru honor sekolah negeri ditingkatnya,” pintanya lagi.
Guru honorer lainnya, menambahkan, beruntung bagi guru honor yang mendapatkan tunjangan fungsional Rp1,2 juta dari dana APBN yang dibayar per enam bulan, bagi mereka yang baru menjadi tenaga honor di bawah masa kerja dua tahun, hanya mendapatkan Rp750 per tiga bulan.
“Untuk tunjangan fungsional Rp1,2 juta itupun masih dipotong pajak lagi sekitar 5 persen, jadi tidak menerima Rp1,2 juta penuh, itu juga pembayarannya sering molor sampai tiga bulan,” ungkapnya dengan nada datar dan tidak mau melanjutkan perbincangan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Palembang, Hatta Wazol, dalam pernyataannya di sebuah media cetak di Palembang mengatakan, gaji guru honor memang akan diusulkan naik, seperti standar upah minimum pegawai, yang telah diterapkan di Pulau Jawa.agustian pratama
=================
malang nasibmu guru honor dan tenaga …
tetap berdoa dan bertahan ya …
=================

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s