Gubernur Hadiri Dialog 54 Ormas Islam

Posted: 08/02/2010 in Home / Beranda
Tags: , , , , , ,

InformasiPagi, Sumsel

Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin, menghadiri, membuka sekaligus memberikan materi, pada acara silaturahmi dan dialog ormas-ormas Islam se Sumsel di Graha Bina Praja Pemprov Sumsel Sabtu (6/2). Gubernur menyebutkan, Pemprov telah menjalankan kebijakan mengurangi kebodohan dan kemiskinan sebagai musuh Islam, dengan meluncurkan program berobat gratis dan pendidikan gratis.
Acara silaturahmi dan dialog ormas Islam Sumsel akan memperkuat pilar ukhuwah Islamiyah menuju terciptanya uzul Islam wal muslimin, yang digelar di Auditorium Bina Praja Sumsel Sabtu (6/2), dihadiri Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin, Ketua Jamiyyatul Islamiyah Pusat, Aswin, Sekum MUI Pusat, Ikhwan, Ketua MUI Sumsel, KH Sodikun, HTI Sumsel, DPRD Sumsel, Mapolda, Kodam, para Pejabat Pemprov Sumsel, ormas Islam dan undangan khusus lainnya.
Dalam sambutannya, Ketua pelaksana kegiatan, H Ayik Farid mengatakan, dialog bertujuan menyatukan perbedaan pemikiran untuk menciptakan persatuan kesatuan ormas Islam yang harmonis. Narasumber dialog dari MUI pusat tentang strategi memanage umat Islam, Ketua JI pusat tentang visi misi JI dalam membangun ukhuwah Islamiyah, dan juga Gubernur Sumsel. Peserta dari 54 ormas Islam seperti HTI, FPI dan lainnya, juga dihadiri BEM Universitas Islam, Rektor Universitas Islam dan ormas Islam.
Ketua Umum MUI Sumsel, Drs KH M Sodikun, menyampaikan, MUI ingin memanage kepemimpinan umat Islam untuk menciptakan kondisi kemasyrakatan yang baik, salah satunya dengan persatuan ormas Islam. Selain itu, mencoba menguatkan bangunan peradaban ukhuwah islamiyah, dengan hubungan intern umat beragama. “Karena menguatkan hubungan antar umat beragama itu tugas yang berat, tugas ini tidak mungkin dilakukan MUI saja tanpa dukungan semua pihak,” ujarnya.
Sekretaris MUI Pusat, H Ikhwan Syam mengatakan, MUI diisi orang-orang/tokoh-tokoh ormas dan lembaga Islam, ada sembilan orientasi menjadi ciri kegiatan perkhidmatan aktifitas MUI itu, pertama MUI adalah organisasi yang mendasarkan dirinya pada keagamaan dan kerukurann agama,MUI juga memiliki ciri memberikan petunjuk tuntunan kepada siapapunn dininta atau tidak, MUI juga organisasi yang menyelenggarakan fasitiliat berkaitan dengan dakwah, MUI juga memiliki ciri responsif terhadap tantangan, dari 9 ciri tersebut ada ciri yang erat kaitannya dengan ukhuwah islamiyah, yaitu tolong menolong/kerjasama, permusyawaratan dan ketiga adalah persaudaraan antar umat Islam.
Sementara itu, Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin menyampaikan, dialog ormas Islam ini harus dibuat berkesinambungan dua atau tiga bulan sekali di Griya Agung, permasalahan umat Islam di dunia khususnya di Sumsel dan adalah kemiskinan dan kebodohan, masalah besar itu harus diselesaikan, Pemprov Sumsel sendiri telah melakukan langkah konkrit untuk menyelesaikannya.
“Penyelesaian pertama adalah meringankan beban kehidupan rakyat miskin saat dia sakit, karena mereka tidak punya akses saat sakit, karena itu Pemprov membebaskan biaya berobat seluruh Sumsel,” ungkap Alex.
Untuk menyelesaikan masalah kebodohan, Pemprov juga telah membebaskan biaya pendidikan dari SD sampai SMA, madrasah sampai aliyah. Meski beberapa orang masih ada yang meragukan kesuksesan progarm ini, tapi setidaknya kebijakan-kebijakan pemerintah untuk membangun daerah, membangun kesejahteraan rakyat miskin khususnya umat Islam sudah mulai dilakukan.agustian pratama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s