Gubernur Buka Media Expo di Kolong Jembatan Ampera

Posted: 07/02/2010 in Home / Beranda
Tags: , , , ,

InformasiPagi, Sumsel

Kegiatan media expo industri pers yang digelar 4-10 Februari dalam rangka hari pers nasional (HPN) 2010 kemarin Sabtu (6/2), dibuka langsung Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin di kolong Jembatan Ampera, dengan alasan agar lebih dekat dengan rakyat, dalamm kesempatan kemarin juga, Gubernur meminta pers dapat kritis untuk mencerdaskan bangsa.
Pantauan BeritaPagi, media expo menampilkan 38 stan media dari perwakilan provinsi se Sumsel, terdiri dari pameran foto, jurnalistik, karikatur, budaya, dan lainnya, ada juga stan milik sponsor. Acara dihadiri Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin, Wawako Palembang, Romi Herton, jajaran pengurus persatuan wartawan Indonesia (PWI) pusat, PWI seluruh Indonesia, dan undangan khusus lainnya.
Saat membuka kegiatan, Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin menyampaikan, diadakannya media expo di kolong jembatan sama seperti saat launching program berobat gratis beberapa bulan lalu, tujuannya agar dapat lebih dekat dengan masyarakat. Ia meminta agar masyarakat dan insan pers menyempatkan diri untuk mampir ke setiap stan. “Kalau kita luangkan waktu satu jam saja untuk melihat stan, pasti akan banyak pengetahuan yang kita dapatkan,” katanya.
Alex juga mengatakan, media yang kritis itu dapat mencerdaskan bangsa, sehingga terkait Sumsel sebagai tuan rumah Sea Games 2011 mendatang, Gubernur meminta pers se Indonesia yang datang, agar mengkritisi persiapan yang telah dilakukan.
“Sea Games di Sumsel ini pertama kali di Indonesia yang diadakan di luar Pulau Jawa, kepada 1.627 wartawan yang ke Palembang saat ini, tolong dinilai persiapan Sumsel menghadapi Sea Games 2011, tulis apa adanya, kalau baik tulis yang baik, kalau kurang katakan kurang, untuk menjadi bahan perbaikan kami ke depan,” pinta Alex.
Sementara itu, Wakil Walikota Palembang, H Romi Herton mengatakan, dedikasi wartawan terhadap perkembangan daerah sangat banyak, khususnya di bidang olahraga, sehingga Pemerintah Kota Palembang sangat mengapresiasi tugas para wartawan tersebut.
“Pers berperan penting menyampaikan informasi, berita kepada masyarakat juga menjadi kontrol sosial, dengan peringatan HPN kali ini, saya harap dapat menjadi momen memperkuat silaturahmi antara para wartawan, khususnya kepada pemerintah dalam mendukung pembangunan, serta lebih dekat dengan pembaca,” ujarnya.
Sedangkan, Sekjend PWI Pusat, Hendri CH Bangun menyampaikan, media expo merupakan bentuk PWI untuk lebih dekat dengan sesama pers dan rakyat, karena sesuai dengan moto PWI yaitu pers dari rakyat untuk rakyat, sehingga segala kegiatan yang dilakukan pers adalah untuk rakyat.
Menurutnya, pada HPN 2010 ini, Pemprov Sumsel memicu kegiatan Porwanas akan berjalan terus, di tengah beberapa daerah yang belum menyatakan siap menggelarnya. Gubernur Sumsel pun dinilainya sangat memperhatikan pers dan kegiatannya, sehingga Gubernur akan diberikan penghargaan oleh PWI yaitu pena emas pada acara puncak HPN mendatang.
Usai acara resmi, Gubernur Sumsel, Wawako Palembang, Sekjend PWI Pusat meninjau stan pameran satu persatu, berdialog dengan pemilik stan, menyempatkan foto bersama, dan juga melakukan talk show dengan Radio Trijaya Fm.
Dalam talk show, Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin mengatakan, pers berperan penting menyosialisasikan program pemerintah secara cepat. Sekali lagi ia meminta pers agar kritis, namun harus berdasarkan fakta, realita dan jangan mengada-ada. “Saya ingin pers di Sumsel ini dapat professional seperti pers di Internasional, untuk itulah saya gagas membangun sekolah jurnalistik di sini dan gratis bagi wartawan Sumsel, juga untuk wartawan se Indonesia,” katanya.
Masih di Talk show, salah satu perwakilan pengurus PWI dari Kalimantan, Atal S Depari, yang juga mantan pejabat Harian Umum BeritaPagi menyampaikan, di Indonesia baru 30 persen pers dikategorikan sehat, 70 persennya lagi masih belum. Ia juga mengatakan kebanggaannya terhadap Sumsel di bawah kepemimpinan H Alex Noerdin, yang mempelopori sekolah jurnalistik pertama di Indonesia, diharapkannya seluruh PWI di Indonesia juga memiliki sekolah jurnalistik.agustian pratama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s