Pemprov Sumsel Inventarisir Pestisida Kedaluwarsa

Posted: 03/02/2010 in Home / Beranda
Tags: , , , , ,

InformasiPagi, Sumsel

Pada 2009 Pemprov Sumsel mendata ada 1.800 merek pestisida di Sumsel, namun sekitar 30 merek pestisida tersebut kedaluwarsa dan masih beredar di Sumsel, Pemprov mengimbau pelaku usaha pestisida mendaftar ulang produknya, jika tidak akan dicabut izin edar dan disanksi pidana.
Hal ini terungkap dalam rapat di Ruang Rapat Bina Praja Pemprov Sumsel Senin (2/2), mengenai koordinasi pengawasan dan peredaran pestisida yang masih berlaku dan yang telah habis masa izin tetap.
Usai rapat, Kabiro Perekonomian Pemprov Sumsel, Muhar Lakoni melalui Kasubbag Pertanian, Kehutanan dan Perkebunan Biro Perekonomian Pemprov Sumsel, Bambang Pramono, mengatakan, masa edar sebuah merek pestisida berlaku selama lima tahun, dan hasil pendataan tim inventarisir pestisida pada 2009 lalu, ada 1.800 merek pestisida yang beredar di Sumsel.
Namun dijelaskan, dari jumlah 1.800 merek tersebut ada 30 merek masa edarnya telah habis atau kedaluwarsa, 30 merek pestisida ini harus segera diperbaharui izin edarnya. “Kalau melebihi masa edar akan berbahaya bagi petani, karena kualitas produk tersebut akan berdampak negatif dalam penggunaannya,” jelas dia yang belum bersedia menyebutkan 30 merek tersebut.
Kedaluwarsanya produk pestisida tersebut kata Bambang, karena pelaku usaha pestisida yang tidak tahu atau enggan mendaftarkan ulang merek produknya, padahal pendaftarannya tidaklah sulit, akibatnya banyak beredar produk pestisida habis masa edar yang di jual di Sumsel.
Ditegaskannya, jika para pelaku usaha tidak mendaftarkan ulang produknya, maka akan diberikan sanksi pencabutan merek agar tidak beredar lagi, dan juga ada sanksi pidana penjara lima tahun. “Tapi sejauh ini belum ada yang disanksi, semua kooperatif, kita juga akan terus lakukan kontrol produk pestisida ini agar mutunya terjamin, evaluasi kita lakukan setiap lima tahun,” ungkapnya.
Untuk mengeliminir pemalsuan dan penyalahgunaan, pihaknya kata Bambang, tetap mengimbau agar para pelaku usaha pestisida di Sumsel segera mendaftar ulang produknya dan mengikuti ketentuan yang berlaku lima tahun sekali ini. “Pada 2010 ini, kita akan melatih lebih banyak petani dalam menggunakan pestisida secara baik dan benar,” terang dia.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Holtikultura Sumsel, Ir Hj Nelly Rasdiana MSI, menjelaskan, beberapa pihak seperti Dinas Perkebunan, Dinas Pertanian, Dinas Kehutanan dan lainnya di Kabupaten/kota se Sumsel, terus melakukan pengawasan terhadap produk pestisida ini.
“Kita akan melakukan pengawasan intensif untuk menyikapi permasalahan ini, karena jika ditemukan pestisida yang kedaluwarsa atau dioplos itu tidak bagus untuk tanaman,” katanya singkat.agustian pratama

====================================
BAPAK IBU PETANI … WASPADA !!!
kalo mau beli pestisida liat TANGGAL kedaluarsanya !!
=======================================

Advertisements
Comments
  1. mobil88 says:

    Tulisan yang luar biasa, teruslah berkarya…
    🙂
    http://mobil88.wordpress.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s