Masyarakat Masih Butuh Nahdlatul Ulama

Posted: 03/02/2010 in Home / Beranda
Tags: , , , , ,

InformasiPagi, Sumsel

Para ulama Nadhatul Ulama (NU) diminta untuk bangkit melakukan pembinaan kepada masyarakat luas, karena saat ini masyarakat dunia, Indonesia dan Sumsel khususnya membutuhkan NU.
Demikian terungkap dalam acara pembukaan konferensi wilayah Nahdlatul Ulama Sumsel ke 19 di Pesantren Sabilul Hasanah Jalan Palembang-Betung Desa Mainan Kabupaten Banyuasin Senin (2/2). Acara konferwil yang dilaksanakan 2-4 Februari 2010 kemarin, bertema untuk Sumsel yang cerdas sejahtera dan berakhlak, dihadiri Wagub Sumsel, H Eddy Yusuf, Wawako Palembang, H Romi Herton, Bupati Banyuasin, Amirudin Inoed, Wabup Banyuasin, pengurus NU se Sumsel dan undangan khusus lainnya.
Dalam sambutannya, Ketua Umum Pengurus NU Wilayah Sumsel, H Mal’an Abdullah mengharapkan konferwil dapat melahirkan pemimpin NU wilayah Sumsel yang dapat meningkatkan kesejahteraan warga NU dan tetap memelihara hubungan dengan semua lapisan masyarakat. Juga dapat menciptakan masyarakat dan generasi muda berakhlak mulia, beretika, sopan dan santun.
Wakil Gubernur Sumsel, H Eddy Yusuf mengatakan, sebagai organisasi besar di Indonesia, NU tentu telah matang dalam berbagai hal, untuk itu ia meminta agar tetap mengajarkan masyarakat dengan nilai-nilai agama kepada masyarakat, namun terpenting menjadikan para generasi muda berakhlak baik.
“Yang penting itu, bagaimana caranya NU dapat berbuat sesuatu yang dirasakan masyarakat, dan itu harus ditanam dari sekarang,” harapnya
Ia meminta agar konferwil berjalan lancar, meski ada perdebatan, harus tetap dalam koridor demi sebuah tujuan mensejahterakan masyarakat.
Usai acara, Wagub menambahkan, karena NU identik dengan perjuangan para ulama, maka para ulama jangan berhenti berjuang membenahi SDM dan membangun bangsa, karena jika ulama berhenti berbicara atau berjuang maka itu adalah musibah terbesar. “Mudah-mudahan merka jangan bosan memberikan masukan, melakukan pembenahan dalam membangun manusia Indonesia berahlakul karimah, harapan kita seperti itu,” katanya.
Dalam tausiahnya, Pengurus Besar NU Pusat, KH Ahmad Hasyim Muzadi mengatakan, saat ini kaum muslimin di Indonesia dan dunia sangat membutuhkan NU, sehingga ia meminta NU tidak hanya dianggap sebagai organisasi saja. Lebih dari itu menjadikan NU sebagai semangat untuk menggairahkan serta membangkitkan lagi para ulama NU, untuk bergerak melakukan peningkatan pembinaan ilmu kepada masyarkat, menuju perubahan Indonesia yang signifikan.
“Saat ini banyak ahli hukum tapi banyak juga yang tidak taat hukum, banyak ahli ekonomi tapi masyarakat masih banyak yang melarat, ini akibat dari kurangnya ketakutan kepada Allah,” katanya.
Untuk itulah, peran ulama NU untuk bangkit meratakan ajaran agama dan ilmu NU diseluruh Indonesia perlu digalakkan lagi, salah satunya dengan momen konferwil NU dan muktamar NU mendatang. “Saya ingin NU dapat menyelesaikan semua persoalan yang dihadapi oleh Indonesia,” pungkasnya.agustian pratama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s