Infrastruktur Daerah Harus Digenjot

Posted: 25/01/2010 in Home / Beranda
Tags: , , , , ,

InformasiPagi, Sumsel

Infrastruktur menjadi hal yang penting dalam kemajuan dan pembangunan sebuah Negara atau provinsi, buruk dan belum adanya infrastruktur menjadi permasalahan besar Negara khususnya setiap provinsi, karena mengakibatkan ketertinggalan daerah serta terhambatnya pembangunan.
Demikian dikatakan Wakil Gubernur Sumsel, H Eddy Yusuf disela acara musyawarah kerja daerah Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Daerah Sumsel, di Hotel Horison Senin (25/1). Menurutnya, kendala seluruh provinsi di Indonesia adalah infrastruktur, seperti jalan, jembatan dan lainnya, sehingga infrastruktur menjadi hal penting. Belum adanya infrastruktur atau buruknya infrastruktur membuat beberapa daerah mengalami ketertinggalan baik itu dibidang pendidikan dan lainnya, pada akhirnya kemajuan akan terhambat.
“Banyak desa yang belum teraliri listrik, mereka terhambat mengakses informasi atau teknologi seperti komputer dan internet. Inilah yang membuat terisolasinya masyarakat, sehingga lintas ekonomi akan macet, pembangunan ekonomi tidak akan berjalan, juga akan terjadi degradasi di bidang pertanian serta ketahanan pangan,” kata Wagub.
Untuk itu katanya, dalam sekian tahun ke depan, perbaikan infrastruktur memang harus diprioritaskan, setiap kepala daerah juga diimbau untuk memperhatikan pembangunan infrastruktur. “Infrastruktur ini seyogyanya digenjot, untuk mengejar ketertinggalan,” pintanya.
Mengenai LPJK Sumsel sendiri Wagub menyarankan, agar para kontraktor/konsultan dan keanggotaan LPJK Sumsel tetap saling mendukung, untuk meningkatkan mutu dan peran jasa konstruksi dalam pembangunan Sumsel. “Dalam pembanguna infrastruktur ini, proses tendernya juga harus transparan, ikuti proses tender sesuai ketentuan, jika tidak saya dan Kejati Sumsel akan turun sendiri mengawasi proses tender. Saya ingin proses tender berjalan profesional, janganlah spesifikasi pembangunan infrastruktur hanya dikerjakan 40 persen,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Umum LPJK Sumsel, Ir Eddy Ganeffo MM mengatakan, LPJK peduli akan perkembangan jasa konstruksi di Sumsel, dan siap membackup, membantu pembangunan di Provinsi Sumsel, terutama dalam menyambut event internasional Sea Games 2011. “Dalam waktu dekat kita juga akan membangun graham konstruksi, yang sekarang masih dalam tahap desain, kami harap Pemkab dan Pemprov mendukung pembangunan ini,” ujarnya.
Usai acara, Dewan Pengurus Bidang Perusahaan LPJK Pusat, Bachtiar Ravenala Ujung BA SE MM, mengungkapkan, berdasarkan UU No 18/1999 bahwa pembangunan jasa kontruksi hanya dapat dilakukan badan usaha yang memiliki izin kontruksi dan memiliki izin sertifikasi. Namun kenyataannya sekitar 30 persen perusahaan konstruksi tidak mengantongi sertifikasi, sehingga pihaknya meminta Gubernur Sumsel H Alex Noerdin mengeluarkan peraturan gubernur.
“Agar pembangunan berjalan lancar tanpa kecurangan, kami berharap perusahaan konstruksi yang tidak memiliki sertifikasi untuk ditertibkan dengan dikeluarkannya pergub. Sehingga saat ada kegagalan kontruksi dapat dipertanggung jawabkan,” saran dia.agustian pratama/hu beritapagi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s