Wagub Minta Pilkada Tanpa Black Campaign

Posted: 22/01/2010 in Home / Beranda
Tags: , , , , ,

InformasiPagi, Sumsel

Lima Kabupaten di Sumsel seperti Ogan Ilir (OI), Ogan Komering Ulu (OKU), Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS), Ogan Komering Ulu Timur (OKUT) dan Musi Rawas akan menggelar pemilukada secara serentak pada 5 Juni 2010 mendatang. Wakil Gubernur Sumsel, H Eddy Yusuf mewanti-wanti dan meminta pemilukada berjalan aman tanpa black campaign/kampanye hitam.
Permintaan tersebut ditegaskan Wakil Gubernur Sumsel, H Eddy Yusuf di Kantor Gubernur Sumsel Jumat (22/1), pemilukada di lima kabupaten pada 5 Juni mendatang, dimintanya berjalan lancar tidak terjadi hal yang merugikan calon pemimpin, merugikan masyarakat atau merugikan kekondusifan ajang pemilukada itu sendiri, khususnya dengan muncul black campaign.
Eddy dengan keras mengimbau, agar persaingan di pemilukada lima kabupaten dapat dilaksanakan secara sehat dan sportif. “Bersainglah secara sehat, ajukan program-program pembangunan yang bagus, tapi jangan saling caci maki, jangan saling black campaign,” pintanya dengan tegas.
Karena menurut Eddy, pada akhirnya rakyat juga yang akan menentukan siapa yang pas untuk dijadikan pemimpin mereka. Sejauh ini ia mengaku, sudah ada khabar black campaign, namun belum begitu gencar dikarenakan pendaftaran calon belum dimulai. “Sepertinya sudah mulai ada sedikit-sedikit (yang melakukan black campaign–red),” kata dia.
Namun, meskipun terjadi black campaign, Wagub sekali lagi menyerahkannya kepada pemilih dan masyarakat, serta dapat menanggapinya dengan dingin diimbangi melihat kebenarannya di lapangan. “Tinggal lagi mana faktor kebenarannya kan,” kata dia.
Disinggung mengenai isu black campaign yang menerpa salah satu calon, Wagub lagi-lagi meminta oknum tidak bertanggung jawab untuk tidak menyebarkan isu yang tidak penting dan tidak benar. Pasalnya momen pemilukada sangat rentan terjadi perselisihan dan kericuhan, dan juga sering dimanfaatkan untuk hal negatif.
“Janganlah menyebarkan isu yang tidak-tidak, isu itu sulit dibuktikan, dan dalam dunia politik isu itu dapat dikembangkan orang lain untuk memanfaatkannya. Siapa saja bisa mencalon Bupati, janganlah memainkan hal kotor, karena warga juga yang akan memilih,” pungkasnya.
Kepala Biro Otonomi Daerah, Ahmad Rizali menjelaskan, pemilukadanya dilakukan serentak pada 5 Juni mendatang, selama masa kampanye para kepala daerah dan wakil kepala daerah yang mencalon tidak diperbolehkan menggunakan fasilitas Negara seperti rumah dinas, mobil dinas dan lainnya, kecuali pengawalan. “Kalau selesai kampanye, mereka kembali bertugas sebagai kepala daerah dan wakil kepala daerah,” terang dia.
Seperti diketahui, kelima daerah pemilukada semua kepala daerahnya mencalonkan diri kembali/incumbent, seperti OKUT Herman Deru berpasangan Wakil Bupatinya Cholid Mawardi, Ogan Ilir Mawardi Yahya, OKUS Muhtadin Serai, Oku Induk Yulius Nawawi, MURA Ridwan Mukti yang masing-masing calon wakilnya belum ditentukan.agustian pratama/hu beritapagi

————–
jelang pilkada memang momen untuk menjatuhkan lawan politik dengan segala cara, waduh ,… kapan kita bisa menerima kekalahan, bisa menerima kekurangan orang lain, atau menerima kelebihan orang lain …
——————

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s