Warga Muhammadiyah Peringati Milad 1 Abad Muhammadiyah

Posted: 19/01/2010 in Home / Beranda
Tags: ,

InformasiPagi, Sumsel

Tak kurang 2.000 warga Muhammadiyah se Sumsel menghadiri puncak acara peringatan Milad Muhammadiyah ke satu abad, di halaman Universitas Muhammadiyah Palembang Senin (18/1). Diharapkan, Muhammadiyah dapat lebih diterima masyarakat Sumsel sebagai organisasi dakwah bukan dianggap aliran.
Dalam tabligh akbarnya, Pengurus Pusat Muhammadiyah, Prof Dr dr H Sudibyo Markus menyampaikan, Muhamaddiyah adalah organisasi Islam yang tua dan selalu bersinergi baik dengan pemerintah, Muhammadiyah bukan untuk kalangan tertentu tapi juga untuk semua kalangan.
“Sejauh ini se Indonesia, Muhamaddiyah memiliki 500 rumah sakit, 350 panti asuhan, 197 perguruan tinggi dan lainnya, orang-orang Muhammadiyah juga hadir sekitar 80 persen di setiap kabupaten/kota di masing-masing provinsi di Indonesia,” jelasnya.
Tidak hanya itu, selain besar di Indonesia, organisasi Muhammadiyah juga mendunia seperti di Negara Singapura, Malaysia, Thailand dan Negara Asia Tenggara lainnya. “Muhammadiyah memiliki andil besar dalam demokrasi di Indonesia,” kata Sudibyo.
Ke depan sambung Sudibyo, Muhammadiyah harus tetap mengembangkan potensi yang ada seperti rumah sakit, sekolah, perguruan tinggi dan lainnya, serta membangun sisi-sisi yang dinilai lemah seperti menggiatkan pendidikan ulama. “Selain itu Muhammadiyah dan pemerintah juga harus tetap sejalan,” ujar dia.
Sementara itu, Ketua Panitia Besar Milad ke 100 Muhammadiyah, Ir Mukhtarudin Muchsiri MP menjelaskan, secara umum rangkaian kegiatan peringatan milad berjalan lancar seperti bakti sosial, bedah buku, lomba pidato tiga bahasa, jalan santai, seminar. Termasuk acara terakhir yaitu tabligh akbar kemarin yang dihadiri tak kurang 2.000 warga Muhammadiyah, organisasi Muhammadiyah juga para pengurus pusat dan tokoh Muhammadiyah lainnya se Sumsel.
Sebagai Sekretaris Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah PW Muhammadiyah Sumsel, Mukhtarudin berharap di usia satu abad, Muhammadiyah dapat diterima seluruh kalangan masyarakat Sumsel khususnya, karena selama ini Muhammadiyah bukan dianggap sebagai organisasi Islam oleh masyarakat melainkan dianggap aliran agama.
“Padahal kita merupakan organisasi Islam dan gerakan dakwah Islam, ke depan kita harap masyarakat Sumsel dapat menerima Muhammadiyah,” harapnya.
Sementara itu, Asisten III Bidang Kesejahteraan Rakyat, dr Aidit Aziz berharap, di usia ke satu abad organisasi Muhammadiyah dapat mengintropeksi, mengevaluasi yang telah dilakukan sebelumnya untuk diperbaiki ke depan, dan tetap bersinergi dengan pemerintah.agustian pratama/hu bp
—————-
mengenai Muhammadiyah yang belum diterima sepenuhnya oleh masyarakat, aku gak mau komen banyak, yang jelas asalkan kita tidak melanggar perintah Allah SWT dan tidak keluar dari Rukun Iman dan rukun Islam saya kira kita sudah berjalan di jalan yang benar
———————

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s