Seniman Sumsel, Mir Senen Berpulang

Posted: 02/01/2010 in Home / Beranda
Tags: , , , ,

InformasiPagi, Sumsel

Seniman besar Sumsel, H Gathmyr Senen atau yang akrab disapa Mir Senen, meninggal dunia sekitar pukul 00.30 WIB di Rumah Sakit AK Gani Jumat (1/1). Pria kelahiran Palembang pada 5 Mei 1955 ini meninggal karena penyakit stroke dan gagal ginjal yang dideritanya. Jenazah dikebumikan di tanah kelahirannya Betung Banyuasin.
Pantauan di rumah duka yaitu kediaman kakak kandung almarhum (Jalili Senen-red) di Jalan Mayor Salim Batubara Lr Belimbing 2 No 5 Palembang. Terlihat keluarga, kerabat dekat, tetangga, para pejabat seperti Gubernur Sumsel H Alex Noerdin beserta istri, Karo Kesra Pemprov Sumsel, Ketua DKSS dr Zulkhair Ali, para dokter, dan lainnya berdatangan dengan wajah duka.
Salah satu keluarga H Hidayat Senen (adik kandung Mir Senen-red) mengatakan, Mir Senen sudah lama sakit dan sempat dirawat di RS AK Gani selama 5 hari. Almarhum disebutkan meninggal dunia akibat penyakit stroke dan gagal ginjal yang dideritanya. Sehingga pada
“Almarhum meninggal sekitar pukul 00.30 dini hari di RS AK Ghani, rencananya akan dikebumikan di pemakaman zuriat H Abdullah di Betung Banyuasin usai sholat Jumat, dan pagi ini (kemarin-red) jenazah akan bawa ke Betung untuk disholatkan di Betung,” tutur Hidayat.
Dalam kesempatannya berbicara, Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin mengatakan, Sumsel kehilangan seniman seperti Mir Senen, ia meminta masyarakat Sumsel berdoa untuk almarhum. “Hari ini, saudara, kakak, adik, bapak dan teman kita Mir Senen berpulang ke Rahmatullah dengan tenang, mari kita bersama-sama mendo’akan almarhum agar amal ibadahnya diterima disisiNya serta dilapangkan jalannya,” ujar Alex.

Salah satu kerabat dekat Mir Senen, Ketua DKSS Sumsel dr Zulkhair Ali mengatakan, Mir Senen banyak berjasa dalam mengembangkan kebudayaan dan kesenian di Sumsel, sehingga para seniman Sumsel akan sangat kehilangan sosok seniman sejati tersebut.
Ia menjelaskan, almarhum orang pertama memperkenalkan ukiran Palembang, seorang kolektor barang antik peninggalan sejarah Sriwijaya dan Palembang, yang sejak kecil telah mendedikasikan diri ke dunia seni khususnya bidang dekorasi. “Saat almarhum masih menjadi pengurus DKSS beberapa periode, beliau sangat aktif, beliau sangat berjasa terhadap Sumsel karena sudah membawa serta memperkenalkan kesenian Sumsel ke dunia,” pungkasnya. agustian pratama/hu bp

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s