DPR RI Minta Pemprov Panggil PLN

Posted: 29/12/2009 in Home / Beranda
Tags: , , , , , , , , ,

InformasiPagi, Sumsel

DPR RI mengkritisi masalah kelistrikan byarpet di  Sumsel khususnya di Palembang, Komisi VII meminta Gubernur Sumsel memanggil GM PLN WS2JB untuk mempertanyakan proyek  power plan di Keramasan Kertapati, yang tidak berjalan.

Demikian terungkap dalam pertemuan antara delapan anggota DPR RI bersama jajaran Pemprov Sumsel di Griya Agung Rabu (23/12). Perwakilan anggota DPR RI Komisi VII, membidangi energi, sumber daya mineral, riset dan teknologi dan lingkungan, Nazaruddin Kiemas menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi kelistrikan yang byarpet di Sumsel, khususnya di Palembang.

Bahkan ia menuturkan, kegerahannya terhadap proyek power plan 2×100 di Keramasan Kertapati yang dinilainya tidak berjalan meski sudah dipasang. “Saya minta tolong Gubernur Sumsel atau Wakil Gubernur Sumsel, untuk mengecek di Keramasan, tolong panggil GM PLN, karena kontraknya sudah ada, power plan sudah dipasang, tapi tidak berjalan, tolong diperiksa dan dipanggil,” tegas dia geram.

Pihaknya kata Nazaruddin bukannya menutup mata akan masalah ini, Komisi VII telah memanggil Dirut PLN Pusat membicarakan masalah Power Plan Keramasan ini, hanya saja Dirut PLN Pusat mengatakan itu wewenang dari GM  Wilayah di Sumsel.

“Kami sudah bicara kepada Dirut PLN katanya  itu adalah wewenang wilayah, sehingga kami minta tolong pak Gubernur atau Wakil untuk memanggil GM-nya, dan tanyakan ada apa,” pintanya.

Namun, tidak sampai disitu saja, kegeraman Komisi VII disertai ancaman keras yaitu pembatalan kontrak. “Kalau perlu dibatalkan saja kontraknya,  itukan  2×100 MW kalau memang sudah berjalan  maka Kota Palembang tidak akan ada mati lampu lagi,” tuturnya.

Selain itu, ia juga menyinggung proyek penambahan daya di PLTA Borang, yang juga dinilainya lamban, terhadap semua ini ia menyayangkan kinerja PLN. “Untuk di Borang ada penambahan daya sebesar 30 mw yang juga agak tertunda, sebetulnya  komisi VII sudah banyak membantu Kota Palembang agar tidak mati lampu, hanya saja sayangnya pihak PLN belum maksimal menjalankannya,” kata dia.

Wakil Gubernur Sumsel, H Eddy Yusuf mengatakan, pemanggilan GM PLN akan ditindak lanjuti, karena tidak ada alasan lagi semuanya  sudah siap dan akan ditanyakan apa kendala yang dihadapi oleh PLN  khususnya power plan di Keramasan.

“Mungkin semuanya sudah cukup, tapi kenapa belum berjalan, kalau memang tidak bisa ya kontrak akan dicabut lagi.  Kita akan panggil pimpinan cabangnya dalam waktu dekat,” tegas Eddy.agustian pratama

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s