Sadar Wisata Masyarakat Perlu Ditingkatkan

Posted: 08/12/2009 in Home / Beranda

InformasiPagi, Sumsel

Banyak yang perlu ditingkatkan, menuju Sumsel dan Palembang tujuan utama wisata khususnya destinasi MICE, salah satunya faktor sadar wisata masyarakat. Keramah tamahan masyarakat dinilai masih perlu ditingkatkan agar para wisatawan nyaman.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Palembang, Baharuddin Ali Sabtu (5/12), mengatakan, jika dibandingkan beberapa tahun lalu, sadar wisata masyarakat Palembang sudah mulai meningkat, hanya saja masih ada yang perlu ditingkatkan lagi.
Dijelaskannya, sadar wisata itu adalah kesadaran untuk menciptakan situasi kondusif dalam rangka menarik minat wisatawan berkunjung, itu terangkum dalam tujuh Sapta Pesona Pariwisata mulai dari keamanan, ketertiban, kebersihan, kesejukan, keindahan, keramahan, dan kenangan.
“Pertama keamanan, para wisatawan akan senang berkunjung jika mereka merasa aman, baik aman dari penyakit, gangguan masyarakat, prilaku tidak bersahabat, tindak kriminal dan lainnya,” pintanya.
Kedua kata Bahar adalah ketertiban, suasana tertib berlalu lintas, pelayanan, infomasi dan lainnya juga berpengaruh besar nyamannya wisatawan. Ketiga yaitu kebersihan, jika lingkungan bersih dari sampah dan kotoran, keempat yaitu kesejukan, baik di dalam ruangan atau di luar/lingkungan yang hijau harus diciptakan.
“Kelima adalah keindahan, suasana indah, menarik dan enak dipandang juga harus diciptakan, keenam adalah keramah tamahan yang harus dicerminkan masyarakat, dengan senyum, sopan dan keakraban. Terakhir, ketujuh adalah kenangan, bagaimana upaya masyarakat menciptakan kenangan bagi orang yang datang ke Palembang, sehingga mereka betah dan ingin pulang kembali,” paparnya.
Sejauh ini dari tujuh poin tersebut, yang harus ditingkatkan adalah keramah tamahan masyarakat, sebab hingga kini di lapangan masih banyak ditemui masyarakat dari kalangan kernet angkot atau pedagang menyerbu wisatawan untuk naik ke angkot mereka atau membeli makanan mereka.
“Ketika melihat turis datang turun mobil mereka berebut menyerbu, menarik koper agar naik angkot mereka, padahal mereka itu bagus, mencari penumpang bukan mau merampok, tapi akibatnya wisatawan menjadi takut,” kata dia.
Maka dari itulah, pihaknya sering mengadakan penyuluhan-penyuluhan kepada masyarakat dan para pelaku wisata mitra Dinas Pariwisata, untuk menyadari bahwa tamu-tamu wisata harus dilayani secara baik-baik.agustian pratama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s