Dinsos Baru Bina 40 Persen Penyandang Cacat

Posted: 08/12/2009 in Home / Beranda

InformasiPagi, Sumsel

Jumlah penyandang cacat (penca) di Sumsel cukup potensial yaitu sekitar 30 ribu orang, 45,32 persennya cacat eks kronis. Hingga kini dari 30 ribu Penca di Sumsel baru sekitar 40 persen terbina Dinas Sosial.
Demikian diungkapkan oleh Kepala Dinas Sosial Sumsel, Hj Ratnawati kepada para wartawan di ruang kerjanya Jumat(4/12). Menurutnya, karena keterbatasan dana Dinsos baru mampu membina Penca di Sumsel sebanyak 40 persen, untuk itu Dinsos berharap bantuan dana dapat meningkat di 2010, baik dari Pemerintah Provinsi atau datang dari para donatur.
“Program jaminan sosial penca potensial dan non potensial ini sumber dananya dari pusat, yang pada 2009 sebesar Rp2 miliar. Bagi penca non potensial atau tidak bisa bekerja, dibantu biaya hidup Rp300 ribu/bulan, sementara untuk penca potensial diberikan stimulasi modal usaha sebesar Rp2,5 juta- Rp5 juta untuk setiap KUBE (kelompok usaha bersama),” jelas dia.
Dijelaskannya, sebanyak 30 ribu penca di Sumsel tersebut terdiri dari 5.552 orang tuna rungu, 6.689 orang tuna netra, 5.176 orang tuna mental dan 12.569 orang tuna daksa. Sementara jenis anak cacat di Sumsel sebanyak 6.686 orang, terdiri dari 1.057 orang tuna rungu, 933 orang tuna netra, 1.786 orang tuna mental dan 2.910 orang tuna daksa. “Setiap daerah di Sumsel memiliki penca, untuk sementara baru 14 kabupaten/kota yang datanya akurat, kecuali Kabupaten Empat Lawang yang belum dimiliki datanya,” jelas dia.
LEbih lanjut sambung Ratna, Penca mayoritas memiliki skill atau kemampuan yang dapat diperhitungkan, berdasarkan pemantauan Dinsos beberapa Penca telah berhasil membuka usaha sendiri dan maju.
“Mereka ada yang membuat konveksi di Bukit Besar, membuka salon, pekerja mebel dan lainnya, mereka harus diperhatikan, dididik dan dimotivasi, tidak dianaktirikan serta dianggap seperti orang normal,” ujarnya.
Terakhir ia menjelaskan, dari sekitar 30 ribu orang penca di Sumsel, 45,32 persennya cacat eks kronis, terdiri dari OKU 307 orang, OKI 375 orang, Muara Enim 301 orang, Lahat 296 orang, MURA 305 orang, MUBA 301 orang, Banyuasin 501 orang, OKUS 267 orang, OKU Timur 294 orang, OI 297 orang, Palembang 412 orang, Prabumulih 297 orang, Lubuk Linggau 294 orang, Pagaralam 292 orang.agustian pratama

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s