Posted: 25/11/2009 in Home / Beranda

PT Trimitra Siap Eksploitasi Batubara Lahat-TAA
InformasiPagi, Sumsel

Eksploitasi potensi kandungan batubara di Lahat menuju Tanjung Api-api bakal terwujud, kemarin Rabu (25/11) di ruang Gubernur, Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin beserta para Bupati dan jajaran Pemprov Sumsel, mendengar paparan PT Trimitra dalam rangka pembangunan integrated railway, waterway and coal terminal dari Lahat menuju TAA.
Rapat sekitar dua jam tersebut berlangsung tertutup untuk wartawan, terlihat hadir Bupati Empat Lawang, Bupati Muara Enim, para Asisten Gubernur Sumsel, Kepala Bappeda, Kadishub Kominfo Sumsel, jajaran Pemprov Sumsel lainnya. Sementara dari PT Trimitra, hadir langsung Direktur Utama, Konsultan dan lainnya.
Usai rapat Asisten Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Pemprov Sumsel, Eddy Hermanto menjelaskan, percepatan eksploitasi batubara akan secepatnya dilakukan, melalui beberapa moda seperti melalui jalan mobil, jalan kereta api, sungai dan gabungan kereta api, kanal dan sungai, salah satunya yang akan dilakukan pihak PT Trimitra dari Jakarta.
“PT Trimitra telah melakukan paparan, mereka akan membangun angkutan batubara dari Lahat ke Tanjung Api-api, secara gabungan yaitu membuat rel kereta api 90 km dari Lahat sampai ke Pendopo, diteruskan membuat kanal 31 km melalui Sungai Musi ke Sungai Gasing melalui sistem buka tutup kanal dan ship lock,” jelas Eddy.
Lebih lanjut dijelaskannya, keseriusan Pemprov Sumsel itu didukung oleh PT Trimitra yang telah melakukan study dari tahun 2004 lalu, mulai dari desain hingga amdal dan lainnya. “Semuanya sudah dilakukan mereka, begitu juga dengan desainnya, tinggal Amdal yang baru sudah 70 persen, jadi mereka tinggal mengurus perizinan,” katanya lagi.
Pemprov mengharapkan, Desember pihak PT Trimitra sudah dapat menyelesaikan pembebasan lahan, sehingga pada Januari 2010 proyek sudah dapat berjalan. Mengenai nilai investasi yang akan ditanamkan untuk proyek tersebut Eddy memperkirakan sekitar Rp9-10 Triliun, dengan potensi potensi batubara yang bisa diangkut sekitar 20 juta ton per tahun. “Proyek ini pembiayaannya dari asing, tapi main contractnya dari Jakarta,” ujar dia.
Eddy menerangkan, Pemprov Sumsel sangat berharap eksploitasi batubara yang terkandung di Sumsel dapat dikeluarkan maksimal, karena akan berpengaruh besar dengan APBD Sumsel, yang pada akhirnya mensejahterakan masyarakat Sumsel.
“Untuk proyek ini saja, jika sudah tereksploitasi 20 juta ton per tahun, APBD kita akan bertambah hingga Rp2 Triliun, dari pajak pengangkutan batubara itu, bahkan kalau semua program berjalan lancar penambahan APBD pada 2012 nanti bisa mencapai sekitar Rp7 Triliun,” kata Eddy.
Sebelumnya, pada rapat percepatan pembangunan TAA, Kepala PMD Sumsel, Permana menjelaskan, pola pembangunan TAA akan melibatkan investor khusus yang menangani masing-masing sektor pembangunan, seperti pembangunan jalur kereta api, pelabuhan, dan lainnya dengan total nilai investasi sekitar Rp100 Triliun.
Sedangkan Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin mengatakan, ada beberapa paket kegiatan dalam percepatan pembangunan TAA mendatang seperti jalan kereta api, pelabuhan TAA dan kawasan industri TAA. Jalan ke TAA nanti, juga dapat melalui jalan kereta api, jalan mobil atau sistem kanal.
Menurut Alex, sudah banyak investor yang akan menggarap proyek besar ini, namun Pemprov akan tetap menyeleksi investor yang memenuhi criteria, dipilih mana yang paling menguntungkan daerah dan paling menguntungkan bagi percepatan pembangunan ini, dan harus berdasarkan aturan.
Lebih lanjut dijelaskan Gubernur, percepatan pembangunan TAA, tidak akan mengandalkan satu investor, karena akan memakan waktu lama dan tidak efektif. Pada pelaksanaannya nanti kata Alex, tetap akan dilaksanakan dua opsi, pertama dibuatnya pra Feasibility Study (FS), yang waktunya paling lama 6 bulan, atau bisa paling cepat 3 bulan deengan re-schedulling atau opsi kedua tidak menggunakan jalur milik kereta api, namun membuat jalur baru khusus KA batubara sehingga ada pembebasan lahan.
Untuk target penyelesaian keseluruhan proyek TAA, Gubernur memperkirakan pembangunan pelabuhan serta kawasan industri akses jalan untuk mobil, akan jauh lebih cepat selesai.agustian pratama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s