Posted: 20/11/2009 in Home / Beranda

Sebagian Besar Kades Tidak Paham Administrasi
InformasiPagi, Sumsel

Karena banyak kepala desa (kades) berlatar belakang umum dan pendidikan berbeda, sehingga sebagian besar Kades di Sumsel banyak tidak memahami administrasi, peran Sekdes sangat penting membantu Kades dalam tugas administrasi.
Menurut Wakil Gubernur Sumsel, H Eddy Yusuf, pada acara Penyerahan NIP Sekdes Tahap II oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN) kepada Gubernur Sumsel dan Bupati/walikota se Sumsel, di Graha Bina Praja Sumsel Kamis (19/11). Para Kepala Daerah harus melakukan pembinaan terhadap Sekdes, melalui pelatihan-pelatihan agar Sekdes dapat meringankan beban tugas administratif pemerintahan desa.
“Sejak dilantik, diambil sumpah dan resmi jadi PNS, kami sarankan kepala daerah melakukan pembinaan terhadap PNS khususnya Sekdes, karena
Sekdes ini adalah kaki pemerintah dalam melancarkan program adminsitrasi,” kata Wagub.
Menurut Wagub, Sekdes berperan membantu Kades dalam hal administrasi, mulai dari pertanggungjawaban uang bantuan dan lainnya, biasanya kata Eddy sering Kades berurusan dengan polisi dan jaksa akibat tidak mengerti administrasi.
Usai acara, Wagub menambahkan, ketidaktahuan Kades itu wajar, karena banyak Kades berlatarbelakang umum, misalnya terpilih menjadi Kades karena ketokohannya namun pemahaman administrasinya kurang. “Inilah, pembinaan Sekdes sangat diperlukan untuk membantu Kades, untuk menghindari Kades yang dari latar belakang umum,” katanya.
Dalam sambutan Menteri Dalam Negeri, dibacakan Direktur Pengadaan PNS BKN, Nyoman Arsya, menyampaikan, pengangkatan Sekdes jadi PNS untuk meningkatkan pelayanan adminsitrasi desa terhadap mayarakat.
“Pengangkatan ini bersifat khusus dan telah diatur dalam peraturan pemerintah, salah satu persyaratannya usia tidak lebih dari 51 tahun, diangkat PNS tanpa melalui proses CPNS, persyaratan inisudah dikaji dan kebijaksanaan yang adil bagi Sekdes, jadi kinerja melayani masyarakat harus ditingkatkan,” kata dia.
Dijelaskan, se Indonesia ada 65.189 Sekdes, yang memenuhi syarat untuk PNS ada 46.837 sementara 17.084 orang tidak memenuhi syarat. Pengangkatan Sekdes menjadi PNS dilakukan bertahap, pada tahap I formasi 2007 sebanyak 21.083 orang, tahap II 2008 sebanyak 15.011, dan pada tahap III 2009 sebanyak 10.743.
Sementara itu, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Drs H Samsul Bahri MSi menjelaskan, di Sumsel ada 2.668 desa, jumlah Sekdes akan diangkat sekitar 1.727 orang, telah diangkat 668 orang. “Hari ini (kemarin-red) 696 Sekdes diangkat PNS, tapi Sumsel masih kekurangan 1.000 Sekdes lagi, kekosongan Sekdes ini akan diisi PNS yang diformasikan oleh Pemda tingkat II masing-masing,” ungkapnya.
Acara penyerahan NIP Sekdes tahap II oleh BKN kepada Gubernur Sumsel dan Bupati/walikota se Sumsel, dihadiri langsung Bupati OKI, Bupati OI, Bupati Lahat dan Bupati Banyuasin dan pejabat Pemda tingkat II lainnya.agustian pratama

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s