Posted: 19/11/2009 in Home / Beranda

UMP Ditetapkan Rp927 Ribu
InformasiPagi, Sumsel

Usulan hasil rapat dewan pengupahan secara tripartit, untuk menaikkan upah minimum provinsi (UMP) Sumsel pada 2010 sebesar 12,5 persen, akhirnya terwujud. Surat keputusan (SK) penerapan UMP telah ditandatangani Gubernur Sumsel, sehingga UMP 2010 ditetapkan naik sebesar Rp927 ribu.
Demikian dikatakan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja Sumsel, Sapri H Nungcik ditemui di Kantornya Rabu (18/11). SK penerapan sudah ditandatangani Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin terhitung 1 November lalu, sehingga terhitung 1 Januari 2010 mendatang perusahaan wajib menaikkan UMP dari tahun 2008 sebesar Rp824 ribu menjadi Rp927 ribu.
“Kenaikan 12,5 persen ini sudah sesuai dengan hasil rapat dan kesepakatan dewan pengupahan secara tripartit, antara pemerintah, perusahaan dan serikat buruh beberapa waktu lalu,” kata Sapri.
Dijelaskan Sapri, kenaikan UMP Sumsel sebesar 12,5 persen, ditentukan atas beberapa faktor, seperti indeks harga konsumen, perhitungan tingkat inflasi 2010, harga barang kebutuhan pokok dan lainnya. Selain itu juga, ditentukan dengan survei kebutuhan hidup layak (KHL), juga pertimbangan gejolak perekonomian seperti krisis global.
“Hingga kini, dari 5 ribu perusahaan di Sumsel, belum ada yang menyatakan keberatan atas kenaikan UMP Sumsel 12,5 persen ini,” katanya.
Sementara itu, Ketua Forum Musyawarah Serikat Pekerja-Serikat Buruh (Formus SP-SB) Sumsel, Sudirman Hamidi mengatakan, kenaikan UMP Sumsel sebesar 12,5 persen tersebut sudah berdasarkan berabagai pertimbangan kondisi perekonomian secara nasional. Meski disebutkannya, UMP di Sumsel masih tergolong di bawah KHL. “Tapi, kenaikan 12,5 perseni ini sudah kita sepakati dan masih wajar,” jelas Hamidi.
Namun meski begitu, jika berdasarkan perhitungan pihaknya, UMP Sumsel sebesar Rp927 tersebut baru dapat mencukupi kehidupan per bulan pekerja lajang, tidak bagi pekerja yang harus menghidupi keluarganya. Sehingga serikat pekerja tetap berharap, pihak perusahaan memiliki pertimbangan khusus bagi pekerja yang berkeluarga untuk memperhatikan kenaikan gaji di atas UMP, melalui pertimbangan masa kerja pekerja tersebut.
“Terkadang, perusahaan-perusahaan dan para pengusaha belum maksimal memperhatikan hak-hak pekerjanya, contoh mengenai pemberian Jamsostek, asuransi kesehatan dan lainnya. Kita sangat berharap pada penentuan upah minimum sektoral (UMS), peningkatan kesejahteraan pekerja ini dapat diperhatikan sektor industri dan usaha,” harapnya.Agustian pratama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s