Posted: 19/11/2009 in Home / Beranda

Tunanetra Sumsel Minta Pelatihan Komputer
InformasiPagi, Sumsel

Tunanetra se Sumsel yang tergabung dalam Pertuni (Persatuan Tunanetra Indonesia) Sumsel, meminta Pemprov Sumsel lebih memperhatikan mereka, salah satunya dengan memberikan pelatihan komputer.
Demikian terungkap dalam pertemuan antara Kepala Biro Kesra Sumsel, H Toni Panggarbesi dan pengurus DPD Pertuni Sumsel, di ruang kerja Kabiro Kesra Sumsel Rabu (18/11), dalam rangka melaporkan permasalahan-permasalahan kepanitiaan Musda V Pertuni Sumsel.
Usai pertemuan, Ketua DPD Pertuni (Persatuan Tunanetra Indonesia) Sumsel, Amilin mengatakan, Pemprov Sumsel sudah memperhatikan kaum tunantera, hanya saja pada pemerintahan perhatian tersebut perlu ditingkatkan lagi. “Kita harap pemerintah baru pemerintahan Sumsel lebih respon dan memperhatikan Pertuni salah satunya mendukung kegiatan Pertuni, karena kaum tunanetra juga warga negara Indonesia dan warga Sumsel,” kata dia.
Selain itu, tunanetra Sumsel sambung Amilin, juga berharap dapat diberikan pelatihan-pelatihan komputer, dan kegiatan-kegiatan yang bisa menunjang tunanetra agar maju.
“Perhatian pemerintah di Pulau Jawa terhadap tunanetra sudah cukup baik, misalnya pemberian pelatihan komputer bagi kaum tunanetra, sementara kita di sini belum ada, itu yang kita minta agar pelatihan-pelatihan mengoperasikan komputer bagi tunanetra juga diberikan,” ungkapnya.
Menurut dia, kemungkinan alasan belum diberikannya pelatihan komputer bagi tunanetra, karena terkendala SDM pelatih tunanetra atau juga pendanaan. Untuk itulah pihaknya sangat berharap penuh Pemprov Sumsel dapat mengabulkannya. “Semua sudah diungkapkan ke Kabiro Kesra, pak Toni, dan beliau sangat merespon,” terang dia.
Mengenai Musda V Pertuni Sumsel sendiri kata Amilin, rencananya akan diadakan Aula Panti Rehabilitasi Penderita Cacat Netra (PRCN) pada 21-22 Desember mendatang. Agenda Musda V untuk melakukan pergantian pengurus dan pembuatan program baru lima tahun ke depan.
Sementara itu, Kabiro Kesra Pemprov Sumsel, H Toni Panggarbesi menjelaskan, tunanetra di Sumsel sudah diperhatikan khususnya melalui Dinas Sosial, jumlah anggota Pertuni sendiri disebutkan berjumlah 250 orang. Mengenai permintaan pelatihan komputer, pihaknya kata Toni akan mengkoordinasikan dengan Dinas Sosial dan Dinas Pendidikan.
“Tentunya pemerintah akan mendukung dan memberikan dorongan dan bantuan apa yang diperlukan masyarakat sesuai dengan kemampuang Pemprov Sumsel, kita akan upayakanlah, karena semangat mereka ini sangat luar biasa untuk maju dan mengabdi,” katanya. agustian pratama

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s