Posted: 17/11/2009 in Home / Beranda

Alex Canangkan Pembangunan Daerah Tanpa APBD
InformasiPagi, Sumsel

Meski tidak secara resmi dilaunching, Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin mencanangkan pembangunan daerah tanpa menggunakan APBD, pembangunan daerah dimaksud ialah bekerjasama dengan pihak ketiga yaitu investor.
Demikian dikatakan oleh Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin, pada dua kesempatan di acara berbeda, termasuk kemarin di acara Mice di Hotel Horison Selasa (17/11). Menuju Sumsel terdepan dari Provinsi lain, berbagai pembangunan infrastruktur akan dilakukan, seperti pembangunan kawasan pusat olahraga yaitu lapangan golf, lapangan tembak, kolam renang, pusat permainan anak juga Kantor Gubernur Sumsel di kawasan Jakabaring, dan pembangunan lainnya.

“Pembangunan-pembangunan infrastruktur itu tidak menggunakan dana APBD, tapi kerjasama pihak ketiga yaitu investor. Pembangunan di Sumsel diusahakan tidak menggunakan APBD, APBD dialokasikan untuk kepentingan rakyat seperti dana kesehatan, pendidikan dan lainnya. Saya Launching pembangunan daerah tanpa menggunakan APBD,” kata Alex disambut gemuruh tepuk tangan para undangan.
Usai acara, Alex mengatakan, setelah pindah ke Jakabaring, Kantor Gubernur yang sekarang dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk membuat pusat bisnis atau lainnya, karena dinilainya kawasan tersebut sudah termasuk kawasan bisnis.
“Pembangunan-pembangunan di Jakabaring, termasuk Kantor Gubernur, dilakukan untuk mempercepat pembangunan di Sumsel utamanya daerah Seberang Ulu. Kantor Gubernur yang sekarang bisa dijadikan pertokoan atau pusat bisnis oleh investor nanti, dan investornya sudah ada,” kata Alex.
Pola investasi pembangunan Kantor Gubernur tersebut kata Alex, investor boleh mengelola pusat pertokoan (kantor gubernur sekarang-red) tersebut selama 30 tahun setelah itu bangunan akan menjadi milik Pemprov Sumsel, sehingga saling menguntungkan.

“Jadi, tidak ada tukar guling, tidak ada ruislah, hibah atau lainnya, tapi murni pola investasi tanpa menggunakan APBD, mulanya cara ini banyak tidak disetujui tapi ini akan berjalan lancar dan terwujud,” tutup Alex.
Terpisah, Kepala Badan Penanaman Modal Daerah (PMD) Sumsel, Ir Permana mengatakan, dari penanam modal asing (PMA), lebih banyak penanam modal dalam negeri (PMDN) yang masuk ke Sumsel, dan berminat menanamkan investasi. Hanya saja, akibat beberapa faktor seperti ketidakstabilan iklim investasi Sumsel, para investor hanya wait and see dan belum banyak yang berani menanamkan investasi di Sumsel.agustian pratama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s