Posted: 17/11/2009 in Home / Beranda

500 Kg Abate Disebar Cegah Chikungunyah
InformasiPagi, Sumsel

Seiring dengan meningkatnya kasus penyakit Chikungunyah di beberapa Kabupaten/kota di Sumsel, Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumsel, menyebarkan sebanyak 500 kilogram (KG) abate, untuk menangani kasus yang ditularkan oleh nyamuk tersebut. Disebutkan, Chikungunyah sekarang sudah termasuk KLB (kejadian luar biasa) untuk OKI saja sudah mencapai 200 kasus.
Demikian dikatakan oleh Kadinkes Sumsel, Zulkarnain Noerdin di Griya Agung Senin (16/11). Prilaku hidup sehat di Sumsel sudah diterapkan masyarakat, hanya saja diakui belum begitu maksimal, seperti masyarakat di bantaran sungai, dipinggiran DAS, ini tercermin pada banyaknya penyakit Chikungunyah yang timbul di masyarakat.
“Kejadian Chikungunyah saat ini sudah termasuk termasuk KLB (kejadian luar biasa), itu menunjukkan bahwa beberapa masyarakat kita belum tanggap tentang lingkungan yang sehat, seperti masalah genangan air contohnya,” kata Zoel.

Dijelaskan, upaya pencegahan dan penanganan dilakukan pihaknya dengan menyebarkan 500 kg abate ke seluruh kabupaten/kota khususnya di daerah rawan Chikungunyah seperti OKI yang ditemukan 200 kasus, Banyuasin serta daerah perkebunan lainnya.
“Penanganan yang dilakukan seperti kasus penanganan DBD karena penyebabnya juga ditularkan sektor nyamuk, dengan memberantas sarang nyamuk melalui fogging, pembagian abate, pengurasan, 3 m dan lainnya, serta meningkatkan peran serta masyarkat,” katanya.
Namun ia mengimbau, agar masyarakat untuk tidak terlalu mengkhawatirkan kasus ini, karena hanya dengan pengobatan dan istirahat dapat segera sembuh. “Yang penting, jangan sampai terjadi lagi penumpukan air yang terenang sebagai sumber sarang nyamuk, kalau untuk penanganan sakit mayoritas bisa sembuh,” katanya meyakinkan.

Mengenai anggaran sambung Zoel, pada 2009 sudah terserap yaitu sebesar Rp2 miliar, ditambah anggaran APBN dan dana dari masing-masing Kabupaten/kota. “Anggaran penanganan kasus penyakit menular ini cukup besar, hampir sampai Rp2 miliar, yang digunakan untuk pembelian alat fogging, malation, abate dan lainnya, semuanya sudah terserap, sebagian besar sudah dibagikan ke kabuapten/kota yang membutuhkan,” tutupnya.agustian pratama

Advertisements
Comments
  1. Anonymous says:

    chikungunyah di kab banyuasin pun sudah menyebarluas. juga kab OI. tolong penananganannya lebih di tingkatkan demi mewujudkan indonesia sehat 2010….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s