Posted: 14/11/2009 in Home / Beranda

Perkembangan Palembang Ditoreh Dalam Lukisan
InformasiPagi, Sumsel

Perjalanan sejarah Palembang akan ditorehkan dalam bentuk lukisan-lukisan realistis, yang akan dipamerkan pada pertengahan Desember nanti. Lima pelukis tengah mengerjakan 10 lukisan lagi dari 30 lukisan yang akan dipamerkan. Demikian terungkap dalam pertemuan panitia pameran lukisan bersama dan launching tabloid View PHRI Sumsel pada Desember, di ruang Wagub Sumsel Jumat (13/11). Hadir pada pertemuan Ketua PHRI Sumsel, Iwan Setiawan, Kadisbudpar Sumsel, Hj Euis Rosmiati, para pelukis dan panitia pelaksana pameran.
Usai pertemuan, Ketua Panitia Pameran, Nurhidayat Arif Permana mengatakan, pameran bertema Journey to Palembang mulai abad ke VI, bertujuan mengisahkan sejarah-sejarah perkembangan Palembang dari zaman dulu hingga kini, muai dari kawasan Masjid Agung, Benteng Kuto Besak, Ampera.
Lebih lanjut dikatakan, juga akan ditampilkan lukisan tentang sisi kepahlawanan Sultan Mahmud Badarudin II yang berjuang merebut kemerdekaan di Palembang, juga ketika ia menjadi tokoh, kiyai, sastrawan, yang kesemuanya ditorehkan melalui lukisan-lukisan yang realistis oleh seniman Sumsel.
“Lukisan-lukisan di pameran nanti, hasil karya lima pelukis, rencananya akan ditampilkan 30 lukisan berbagai ukuran mulai 1×1 meter hingga 2×4 meter, yang sekarang baru selesai 20 lukisan, dan jika disepakati nanti juga akan ditampilkan lukisan-lukisan lama. Untuk lokasi pameran masih belum ditentukan, tapi rencananya di Hotel Swarna Dwipa,” terang dia.

Ia juga menerangkan, pada pameran nanti, pihaknya akan melakukan demo melukis keindahan objek wisata yang ada di Sumsel dengan tema Sumsel Moi, seperti objek wisata di Pagaralam, Baturaja, Lahat, Muara Enim atau lainnya. “Pameran nanti kita juga diharapkan dapat memberikan wawasan secara visual kepada masyarakat, yang ingin mengetahui proses perkembagnan Palembang dari zaman ke zaman,” tutupnya.
Sedangkan Wagub Sumsel, H Eddy Yusuf mengatakan, Pemprov mendukung penuh kegiatan tersebut, apalagi yang dilukis adalah perkembangan sejarah Palembang yang tidak dapat dinilai dengan uang, bahkan Wagub menyarankan, pameran diadakan setiap tahun sehingga menjadi agenda pariwisata tahunan.agustian pratama

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s