Posted: 07/11/2009 in Home / Beranda

Sopir dan Mahasiswa Unsri Dapat Kejelasan Rute
InformasiPagi, Sumsel

Setelah melakukan demo besar-besaran Kamis (5/11), dan setelah dilakukan rapat antara Dishub Kominfo Sumsel, kepolisian, mahasiswa Unsri, dan Sarikat Buruh Transfortasi Angkutan (SBTA). Akhirnya rute seperti yang dituntut pendemo disepakati.
Demikian dikatakan oleh Kadishub Kominfo Sumsel, Ir Sarimuda MT, melalui Kabid LLAJ dan KA Dishub Kominfo Sumsel, Nofri Dalimunthe ditemui di ruang kerjanya Jumat (6/11). Aspirasi sopir dan mahasiswa Unsri tentang kejelasn rute trayek bus khusus mahasiswa Palembang-Inderalaya dikabulkan. “Kita tadi melakukan rapat, membahas trayek angkutan khusus mahasiswa ini, dan juga membahas pungli disepanjang rute bus Palembang-Inderalaya,” kata Nofri.
Dijelaskan Nofri, berdasarkan hasil kesepakatan, untuk kelancaran mahasiswa kuliah, rute trayek bus angkutan khusus mahasiswa Palembang-Inderalaya dikembalikan kepada kesepakatan pada tahun 2006 yang lalu. Dalam artian, bus khusus mahasiswa tersebut boleh masuk kota dan mangkal di depan pasar Cinde, juga melintas di Jembatan Ampera di bawah pukul 12.00. “Tapi, kalau di atas jam 12.00, bus khusus mahasiswa tetap harus lewat Jembatan Musi II,” ungkapnya.
Mengenai pungli sendiri sambung Nofri, pihaknya juga sudah menyimpulkan, untuk pungli yang dilakukan preman telah dikoordinasikan dengan pihak kepolisian untuk menindaknya. Untuk pungli dilakukan oknum aparat Dishub, ia menegaskan, jika ditemukan oknum Dishub yang pungli di pinggir jalan kecuali di terminal, maka dapat dilaporkan ke Dishub Sumsel untuk ditindak tegas.
“Karena, sesuai dengan undang-undang nomor 22 tahun 2009, petugas Dishub Kabupaten/Kota yang pungli akan ditindak tegas. Tapi, kalau untuk pungli yang dilakukan preman, kita sudah serahkan kewenangan kepada pihak kepolisian,” terang dia.
Sementara itu, Kasi LLAJ dan KA, Tamrin Kowi menambahkan, mengenai tuntutan merevisi SK Gubernur Nomor 561, menurutnya tidak perlu ada tuntutan, karena memang tidak ada permasalahan dan tidak perlu direvisi. “ SK Gubernur itu isinya tentang peraturan trayek, masalah yang mencuat adalah bus angkutan khusus harus melintas di Ampera. Tapi, yang jelas mengenai rute trayek sudah sepakati,” tutupnya.agustian pratama

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s