Posted: 05/11/2009 in Home / Beranda

Konsumsi Daging Diprediksi Meningkat 10 Persen
InformasiPagi, Sumsel

Berbeda dari tahun sebelumnya, pada Idul Adha 1430 H / 2009 M tahun ini, Dinas Peternakan (Disnak) Sumsel akan melibatkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumsel, dalam rapat dengan para penjual hewan ternak. Selain itu, konsumsi daging pada Idul Adha mendatang, diprediksi meningkat 10 persen.
Demikian dikatakan oleh Kadisnak Sumsel, Ir Asrillazi Rasyid Rabu (4/11). Dalam waktu dekat, Disnak Sumsel dan Disnak Kota akan mengadakan rapat, dengan para peternak atau penjual hewan kurban, pada tahun ini Disnak akan mengundak MUI Sumsel, guna mensosialisasikan hewan kurban dari aspek Agama Islamnya.
“Kalau Disnak hanya sebatas teksnis saja, seperti pengecekan kesehatan dan lainnya, sementara MUI akan menjelaskan ciri-ciri kelayakan hewan kurban dan lain-lain,” jelasnya.
Menurutnya, jelang Idul Adha pihaknya akan melakukan pemantauan ke penjual ternak, untuk melakukan pemeriksaan dari aspek ante mortem yaitu pemeriksaan sebelum disembelih, yang meliputi pemeriksaan usia dari gigi domba/sapi.
“Jika ditemukan hewan yang kurus berkemungkinan hewan tersebut tidak sehat, maka akan dilakukan pemeriksaan kecacatan tubuh misalnya telinga yang robek, atau testis yang tidak lengkap dan tidak simetris. Kalau ditemukan hewan yang tidak layak konsumsi, tidak sehat dan tidak memenuhi syarat, maka harus disingkirkan dan tidak boleh dijual untuk kurban, harus obati,” terang dia.
Selain itu, ia menjelaskan, konsumsi daging pada hari raya Idul Adha mendatang diprediksi mencapai 5-10 persen dari hari biasa. Jika berdasarkan data dari rumah pemotongan hewan di Palembang yang per hari memotong 60 ekor sapi, pada Idul Adha nanti diperkirakan meningkat menjadi 100-125 ekor sapi. “Untuks Sumsel, rata-rata kebutuhan daging sapi dalam satu hari bisa saja mencapai 200 ekor sapi per hari,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua MUI Sumsel, KH Sodikun menyambut baik, pihak MUI dilibatkan dalam rapat antara Disnak, Penjual Hewan dan MUI mendatang, karena dalam memilih hewan kurban masyarakat memang harus jeli.
Dijelaskannya, ada beberapa ciri-ciri yang harus dipenuhi hewan kurban, seperti sehat fisik, tidak cacat kuku, mata tidak juling, kulit tidak robek, umur untuk kambing dua tahun, kecuali sapi yang harus lebih dari satu tahun, badan hewan tersebut juga harus gemuk.agustian pratama

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s