Posted: 03/11/2009 in Home / Beranda

Iklim Agama Di Sumsel Masih Kondusif
InformasiPagi, Sumsel

Kerukunan umat beragama di Sumsel sangat baik, iklim agama terjaga kondusif, tidak terjadi perselisihan dan konflik antar umat beragama, selain itu kerukunan dengan pemerintah baik Gubernur dan Kakanwil Depag terjalin harmonis. Kondisi ini mempercepat kemajuan Sumsel karena investor berani masuk dan berinvestasi.
Di dalam pertemuan antara Kakanwil Depag Sumsel, Drs H Najib Haitami, Kasubbag Hukmas dan Kub, bersama jajaran pengurus Majelis Buddhayana Indonesia Sumsel, di Kanwil Depag Sumsel Senin (2/11). terungkap bahwa kerukunan antar umat beragama di Sumsel masih kondusif.
“Selama empat tahun kepengurusan MBI Sumsel, hubungan antara pemerintah baik itu Gubernur Sumsel, Kakanwil, juga antar umat beragama lainnya terjalin silaturahmi yang kuat, pemerintah menjadi pembina yang baik bagi MBI Sumsel,” kata Ketua MBI Sumsel, Drs Darwis Hidayat MM.
Dengan kondisi kondusif ini kata Darwis, setiap umat beragama dan organisasinya seperti MBI, dapat mendukung dan menjaga program Pemprov Sumsel dan program Kanwil Depag. “Dengan tidak terjadinya konflik antar agama, ini perlu dipertahankan, sehingga lebih banyak lagi investor akan masuk ke Sumsel, karena jika terjadi konflik agama, tidak ada investor yang berani masuk Sumsel,” ujar yang juga menyampaikan rencana mengadakan Musda MBI Sumsel.
Mengenai Musda MBI sendiri, ia berharap dapat melahirkan Ketua MBI baru yang tetap menjaga tiga jenis kerukunan. “Yaitu, kerukunan dengan pemerintah, kerukunan antar umat beragama dan kerukunan dengan internal MBI itu sendiri,” jelasnya.
Sementara itu, Kakanwil Depag Sumsel, Drs H Najib Haitami mengatakan, Kanwil Depag mendukung penuh kegiatan Musda, diharapkannya akan semakin menambah kekondusifan kondisi kerukunan umat beragama di Sumsel.
“Kanwil Depag Sumsel ini adalah pembina seluruh agama khususnya melalui pembimas masing-masing, bukan hanya Islam, dan sejauh ini sesama umat beragama di Sumsel sudah saling menghargai,” katanya.
Menurut Najib, pihaknya tidak pilih kasih dalam membina agama di Sumsel, bahkan setiap kegiatan keagamaan dirinya pribadi berusaha mengikuti kegiatan, begitu juga dengan bantuan-bantuan semua agama diperhatikan. “Semua agama kita ayomi kita bina, tidak ada yang dianak-tirikan,” jelasnya.
Kondusifnya situasi keagamaan di Sumsel kata Najib, dikarenakan para tokoh agamanya mampu membina umat masing-masing, dan rukun antar tokoh agama.
Kasubbag Hukmas dan KUB Depag Sumsel, Saefuddin Sag menambahkan, semua agama di Sumsel diperhatikan sama, mewakili Kakanwil ia berharap, dengan digelarnya Musda MBI nanti, dapat mewujudkan program kerja yang baik dan berkomitmen terhadap kerukunan beragama di Sumsel.agustian pratama

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s