Posted: 02/11/2009 in Home / Beranda

Masalah Transportasi Palembang, Sangat Kompleks
InformasiPagi, Sumsel

Masalah transportasi di Palembang sudah sangat kompleks baik darat atau sungai, mulai dari kondisi kendaraannya, hingga ke pelayanannya. Pemerintah mencoba memecahkan masalah dengan konversi BBM ke BBG juga mengadakan bus trans musi.
Demikian terungkap dalam acara workshop transportasi alternatif, bertema make a better earth, dalam rangka gebyar generasi muda sadar lingkungan jilid II, yang diadakan oleh Masopala Unsri, di aula MM Unsri Sabtu (31/10).
Kepala Dinas Perhubungan Palembang, Edi Nursalam melalui Kabid Transportasi Jalan dan Rel, Agus Supriyanto ATD MM dalam presentasinya menyampaikan, gambaran umum transportasi Palembang sekarang perlu diperbaiki dan diperhatikan, seperti banyak angkutan umum yang kondisi fisiknya tidak laik lagi, banyak ditempeli stiker menutupi hampir seluruh bagian luar dan dalam kendaraan yang membuat penumpang tidak nyaman.
“Pelayanan angkutan umum yang sering penuh, sehingga berdesakan tanpa memperhatikan factor kenyamanan dan keselamatan penggunanya,” kata Agus.
Belum lagi sambung Agus, tingkat pertumbuhan kendaraan saat ini yang sangat tinggi, sedangkan fasilitas sarana dan prasarana jalan tidak bertambah berakibat kondisi persimpangan mulai macet. Ditambah lagi emisi gas buang kendaraan bermotor yang mulai tidak terkendali dan menyebabkan polusi udara, lalu kondisi perlengkapan jalan seperti trotoar yang tidak layak.
“Begitu juga dengan kondisi angkutan sungai di Palembang yang kurang memadai, kondisi dermaga sungai juga belum representatif,” jelasnya.
Untuk itulah ujar Agus, pemko telah melakukan langkah pemecahan masalah-masalah ini dengan menjalankan program green transportation (transportasi hijau dan ramah lingkungan), seperti car free day, kewajiban uji emisi gas buang seluruh kendaraan, revitalisasi trotoar, unmotorized area, dan yang akan segera direalisasikan adalah angkot berbahan bakar gas, untuk meminimalisir polusi udara.
“Pemko juga akan mengembangkan transportasi di Palembang dengan mengadakan transportasi alternatif yaitu bus trans musi, dan angkutan massal lainnya, seperti rail bus, aero bus, mono rail dan lainnya, serta melakukan revitalisasi angkutan sungai, ” ungkapnya.
Sementara itu, pengamat transportasi Palembang, DR Ir Erika Buchari MSc mengatakan, transportasi di Palembang semakin padat, jumlah kendaraan bermotor pribadi juga meningkat. Salah satu harapannya, pemerintah memperbaiki kenyamanan fasilitas angkutan umum, agar masyarakat mengurangi berkendaraan pribadi dan memilih angkutan umum yang nyaman.
Dosen Fakultas Teknik Unsri ini, juga mendukung, program konversi BBM ke BBG, serta akan direalisasikannya bus trans musi di Palembang, yang diharapkan menjadi angkutan umum alternatif yang nyaman bagi masyarakat.agustian pratama

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s