Posted: 29/10/2009 in Home / Beranda

Masalah Pemuda Adalah Peluang Kerja
InformasiPagi, Sumsel

Peluang kerja bagi para pemuda, adalah salah satu problematika yang harus dipecahkan oleh bangsa khususnya di Sumsel, selain itu nasionalisme pemuda juga harus tumbuh dan dijaga.
Peringatan Hari Sumpah Pemuda sendiri, berlangsung di gedung olah raga Palembang, Rabu (28/10). Bertema pemuda mandiri, Indonesia maju dan bersatu. Acara dihadiri Wakil Gubernur Sumsel, H Eddy Yusuf, lembaga, organisasi, dan unsur kepemudaan lainnya, seperti KNPI, Tagana, Karang Taruna, anak-anak sekolah. Ikut hadir Kakanwil Depag Sumsel, H Najib Haitami MM, kesultanan Palembang, Wakajati Sumsel, Dj Sianturi dan undangan khusus lainnya.
Dalam isi sambutan Menpora RI, yang dibacakan Wakil Gubernur Sumsel, H Eddy Yusuf, menyebutkan, pemuda adalah bekal bangsa ke depan, sehingga harus ditanamkan jiwa patriotik dan nasionalisme, agar dapat bangkit di tengah kondisi apapun. “Pemuda zaman sekarang diharapkan dapat menghayati jiwa dan semangat pemuda dulu, yang telah membawa kemerdekaan bangsa,” katanya.
Usai acara, Wagub menambahkan, banyak problematika yang dihadapi pemuda dewasa ini salah satunya adalah peluang kerja. “Problematika itu yang pertama adalah peluang kerja, anak-anak muda kita yang baru menamatkan pendidikan harus diperhatikan penyaluran kerjanya,” kata Wagub.
Kemudian kata Wagub, yang harus diingat oleh pemuda zaman sekarang adalah semangat nasionalisme, agar jangan sampai luntur. “Itu yang penting, kita boleh berasal dari daerah mana saja, tapi saat berbicara tentang Indonesia tidak ada lagi bicara sukuisme,” tegasnya.
Menurut Eddy, semangat pemuda dan nasionalisme harus diaplikasikan dalam seluruh bentuk aktifitas, seiring dengan itu diperlukan pembinaan serta peluang bagi pemuda untuk tampil memimpin organisasi pemuda, organisasi politik, organisasi pemerintahan dan lainnya. “Pemuda harus diberikan kesempatan itu, dan semangat pemuda tidaklah terbatas umur, tapi kalau saya jelas mendukung pemuda itu berusia muda,” katanya.
Sementara itu, Ketua Harian DPD KNPI Sumsel, Husyam mengatakan, idealisme pemuda sekarang masih tinggi dan tetap relevan. “Idealisme indikatornya, apa yang dilakukan pemuda, dan kita lihat banyak tokoh pemuda yang sudah menapai titik puncak dan sukses, baik di bidang pendidikan, seni budaya dan lainnya, kita tidak kalah dengan pemuda di luar Indonesia,” ungkapnya.
Hanya saja kata Husyam, di tingkat perkotaan banyak pemuda butuh pemicu yang positif, karena ada pemuda salah memilih jalan dan terindikasi memakai narkoba juga yang menjadi pengangguran.
“Tugas penting memecahkan semua masalah ini ada di seluruh lapisan masyarakat, baik pemuda itu sendiri, pemerintah, masyarakat, pemangku kepentingan, untuk mengusahakan perubahan baik sistim regulasi dan implementasinya,” pungkasnya.agustian pratama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s