Posted: 28/10/2009 in Home / Beranda

Program Pemutihan Belum Capai Target
InformasiPagi, Sumsel

Berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Sumsel No 50/2009 tertanggal 9 September, mulai 11 September-31 Desember 2009, Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) bekerjasama Samsat, melakukan pembebasan/pemutihan sanksi administrasi berupa denda dan biaya PKB. Hingga kini target pemutihan tersebut belum mencapai target, dari Rp18 miliar baru terkumpul sekitar Rp6 miliar.
Demikian diungkapkan oleh Kadispenda Sumsel, Selamat Bamim di Griya Agung Selasa (27/10). Program pemutihan yang sudah berjalan sekitar satu setengah bulan, hingga kini baru hampir Rp6 miliar dana yang masuk untuk PAD, dari target sekitar Rp18 miliar. Dengan jumlah total kendaraan sekitar 3.000, yang terdiri dari sekitar 2.000 roda dua dan 1.000 roda empat.
“Target Rp18 miliar baru tercapai sepertiganya hampir Rp6 miliar, mayoritas kendaraan yang menunggak itu roda dua, dan banyak juga kendaraan roda dua yang masih baru yang menunggak, mungkin mereka ambil motor dengan kredit, dan setelah itu tidak dibayar lagi pajak kendaraannya,” kata dia.
Menurut Selamat, untuk mencapai target tersebut tergantung perkembangan di dua bulan terakhir yaitu November dan Desember. Namun, jika dilihat dalam waktu sekitar satu setengah bulan saja pencapaian mencapai Rp6 miliar, pihaknya akan optimis dapat memenuhi target hingga akhir tahun. “Mudah-mudahan akan tercapai hingga akhir tahun,” katanya optimis.
Program pemutihan ini sambung Kadispenda, tidak akan diperpanjang lagi, untuk itu masyarakat harus memanfaatkan sebaik-baiknya kesempatan yang diberikan. “Tidak akan ada perpanjangan waktu lagi, pemutihan ini hanya kebijakan saja dari Gubernur, jadi tanggal 31 Desember pemutihan ditutup, pada Januari 2010 semua kembali normal, dan semua tunggakan dan denda harus dibayar semua seperti biasa,” tegasnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Pengembangan Sistem Informasi dan Pengolahan Pendapatan Daerah Dispenda Sumsel, Anwaruddin menjelaskan, sejak tahun 2004-2007 ada sebanyak 254.535 kendaraan bermotor baik roda dua (R2) dan roda empat (R4) yang menunggak pajak, dengan rincian R2 ada 224.761 unit, sementara R4 sebanyak 29.774 unit, data ini belum ditambah data hingga 2009.
Disebutkannya, jika semua penunggak pajak dari 2004-2007 itu semuanya membayar, maka akan dapat menambah pendapatan asli daerah sekitar Rp24,3 Miliar.
“Dengan dilaksanakan pemutihan ini, para wajib pajak yang menunggak akan termotivasi untuk mendaftar ulang dan membayar pajak, selain itu juga untuk menertibkan administrasi,” katanya.
Anwar menjelaskan, bagi tunggakan pajak kendaraan dua tahun ke atas hanya akan dipungut pokok pajak satu tahun yang menunggak dan pokok pajak satu tahun ke depan. Sedangkan untuk tunggakan PKB kurang dari dua tahun hanya dibebaskan sanksi administrasi PKB saja dan akan dipungut pokok pajak satu tahun yang menunggak, serta pokok pajak satu tahun berjalan.
“Sanksi administrasi PKB untuk kendaraan bermotor yang terlambat daftar ulang atau kurang dari satu tahun, juga akan dibebaskan hanya akan dipungut pokok pajak 1 tahun berjalan,” jelas dia.
Lebih lanjut sambung Anwar, teknis pelaksanaan pemutihan, pihaknya sudah mengkoordinasikan dengan setiap UPTD di Kabupaten/Kota, dan akan sepenuhnya ditangani pihak Samsat di daerah masing-masing.agustian pratama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s