Posted: 23/10/2009 in Home / Beranda

INFPA Kucurkan Rp1,5 Miliar Untuk Sumsel
InformasiPagi, Sumsel

Badan Kependudukan PBB yaitu UNFPA Jakarta, mengucurkan dana Rp1,5 Miliar kepada Sumsel khususnya satu kabupaten di Sumsel yaitu OKI dan Provinsi, untuk program kependudukan, terdiri dari kesehatan reproduksi, penanggulangan aids dan penanggulangan kekerasan terhadap perempuan.
Demikian dikatakan oleh National Program Officer Bidang Advokasi UNFPA (Badan Kependudukan PBB) Jakarta, Hamidjo, usai rapat di kantor di Ruang Wakil Gubernur Sumsel Kamis (22/10).
Program UNPFA ini sudah menginjak siklus yang ke tujuh, dan OKI terpilih dari seluruh kabupaten se Sumsel, pada siklus ke enam kemarin juga dipilih OKI. “Sebelumnya kita telah lakukan evaluasi, dan OKI bisa dijadikan kabupaten untuk pelaksanaan program ini,” katanya.
Pada siklus ke enam OKI dinilai UNFPA berhasil menerapkan program kependudukan yang diinginkan, sehingga UNPFA kembali mengucurkan dana agar OKI dapat menjadi percontohan bagi kabupaten/kota lain.
“OKI sudah bagus, sekarang pada siklus ke tujuh, OKI kembali dibantu untuk melanjutkan program, agar bisa mengintervensi dan ditularkan ke kabupaten yang lain di Sumsel,” katanya.
Bantuan dana sekitar Rp1,5 miliar tersebut sambung Hamidjo, diprioritaskan untuk tiga program terdiri dari kesehatan reproduksi, penanggulangan aids dan penanggulangan kekerasan terhadap perempuan, yang juga mencakup keluarga bencana, kesiapan reproduksi remaja, gender dan lainnya.
Menurutnya, program tersebut dinilai berhasil diterapkan di Indonesia, karena secara nasional kesehatan ibu sudah meningkat dengan menurunnya angka kematian ibu, program KB juga sudah cukup berhasil, meski lima tahun terakhir mengalami stagnan karena krisis moneter dan lainnya.
“Kekerasan gender mulai terungkap dan meningkat, karena banyak orang yang mulai paham dengan melaporkan kejadian kekerasan kepada pihak kepolisian,” ungkapnya.
Terakhir ia menjelaskan, pendanaan program-program yang dijalankan UNFPA bersumber dari PBB, dan iuran anggota negara UNFPA. Pada 2009 dana yang disiapkan UNFPA secara nasional mencapai 600 juta US Dollar. Dalam satu tahun ada sekitar 21 kabupaten yang dibantu UNFPA di Indonesia. “Kita bertugas membantu program pemerintah, baik dalam hal teknis juga membantu sedikit dana,” pungkasnya.
Wagub Sumsel, H Eddy Yusuf menjelaskan, siklus ke enam OKI dan Provinsi mendapatkan kucuran dana, pada siklus ke tujuh OKI dan provinsi kembali mendapatkan kucuran bantuan.
“Kita usulkan ke depan minimal sebagian dari 15 kabupaten/kota juga dibantu, jangan satu kabupaten saja. Bantuan akan dibagi-bagikan ke dinas dan sektor masing-masing, seperti dibidang kesehatan, kekerasan wanita, pendidikan dan lainnya,” kata Wagub.agustian pratama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s