HET Elpiji 3 Kg Diberlakukan

Posted: 20/10/2009 in Home / Beranda

Informasipagi, Sumsel

Surat Keputusan Gubernur Sumsel, untuk harga eceran tertinggi (HET) elpiji 3 Kg sebesar Rp12.750 per radius 60 km telah diterbitkan, dan resmi berlaku mulai 20 Oktober. Pertamina juga telah menetapkan HET elpiji 12 kg Rp70.200 per radius 60 km.
Demikian diungkapkan oleh Kepala Biro Hukum dan HAM Pemprov Sumsel, Ardani SH MH di ruang kerjanya Selasa (20/10). Menurut Ardani, Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin telah menandatangani SK Gubernur tentang HET elpiji 3 Kg. “SK Gubernur tersebut telah ditandatangani Gubernur, dan mulai diberlakukan sejak 20 Oktober (kemarin-red),” jelas Ardani.
Dengan diterbitkannya SK Gubernur, sambung Ardani, agen dan pangkalan elpiji yang menjual elpiji 3kg harus mengikuti HET yang ditentukan yaitu tidak boleh lebih dari Rp12.750 per radius 60 Km.
Seperti kesepakatan sebelumnya, Kepala Biro Perekonomian Muhar Lakoni, mengatakan, Pemprov dan Pertamina telah menyepakati HET elpiji 3 kg sebesar Rp12.750 per radius 60 km dari Pertamina ke agen, lebih dari 60 km besaran ditentukan oleh Bupati/Walikota menyesuaikan tarif angkutan daerah masing-masing.
Dijelaskannya, berdasarkan keputusan Depdagri dan Dirjen Migas, harga elpiji 3Kg dari pertamina ke agen sebesar Rp11.550/tabung, keuntungan yang boleh diambil agen (margin) sebesar Rp300/tabung, sehingga harga agen ke pangkalan menjadi Rp11.850/tabung. Sementara margin pangkalan ditentukan sebesar Rp450/tabung, sehingga pangkalan menjual ke pengecer Rp12.300/tabung, margin pengecer juga sebesar RP450, sehingga harga eceran menjadi Rp12.750/tabung.
Muhar menegaskan, pihaknya dengan pihak Pertamina akan melakukan koordinasi dan kontrol, jika ada agen yang bermain HET akan disanksi tegas Pertamina seperti mencabut izin agen tersebut.
Sementara itu, External Relation Pertamina Upms II, Robert MVD menjelaskan, Pertamina unit pemasaran (Upms) II Palembang telah menetapkan HET harga jual Pertamina ke agen dan pangkalan untuk elpiji 12 Kg sebesar Rp70.200 per radius 60 km, selebihnya ditentukan kebijakan pemerintah daerah masing-masing.
Mengenai pengawasan kata Robert, pihaknya hanya melakukan pengawasan hingga ke agen dan pangkalan elpiji tidak ke pengecer sehingga harga di pengecer tidak terpantau, namun pihaknya telah berkoordinasi dengn YLKI, kepolisian dan pemda.
“Kalau masyarakat menemukan kenaikan elpiji tidak sesuai HET silahkan laporkan, baik melalui hotline Pertamina di telepon 500000, 0711-518500, ke YLKI atau ke polisi” tegasnya.agustian pratama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s