Posted: 18/10/2009 in Home / Beranda

Disparbud Sumsel Boyong ASITA se Indonesia
(Association Travel and Agency)

Segala cara dilakukan untuk memperkenalkan dan mempromosikan, potensi pariwisata di Sumsel khususnya Palembang, salah satunya dengan memboyong Asosiasi Travel and Agency (Asita) Se Indonesia ke Palembang, melalui Rakernas II Asita 16-18 Oktober di Hotel Jayakarta Sabtu (17/10).
Rakernas II Asita sendiri bertema pengaruh event lokal terhadap kemajuan pariwisata Indonesia, dengan sub tema peran Asita dalam mensukseskan visit musi Palembang South Sumatera.
Disela break Rakernas, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Sumsel, Hj Euis Rosmiati melalui Kabid Promosi dan Pemasaran, Aufa Syahrizal SP MSc, kepada BeritaPagi Sabtu (17/10). Agenda Rakernas ini, salah satu program yang mendukung Diparbud Sumsel untuk mempromosikan pariwisata Sumsel, dan ini tindak lanjut dari keikutsertaan Asita Sumsel pada Rakernas pertama di Makassar beberapa waktu lalu.
“DPD Asita Sumsel ikut waktu Rakernas I, kita perjuangkan agar Rakernas Asita II diadakan di Palembang, momen inilah kita manfaatkan agar para pelaku industri pariwisata se Indonesia, lebih kenal tentang Palembang dan Sumsel,” kata Aufa.
Karena menurutnya, semua yang diundang pada Rakernas di Palembang ini, merupakan para tour operator dan pelaku usaha yang bertugas mempromosikan objek pariwisata di seluruh Indonesia.
“Ini adalah peluang kita untuk mempromosikan bahwa Sumsel itu tidak seperti yang dibayangkan sebelumnya, yaitu banyak kriminal dan kekerasan, ternyata mereka kagum akan potensi wisata di Palembang dan Sumsel, dan menilai daerah yang potensial untuk destinasi/tujuan pariwisata,” ungkapnya.
Pada Rakernas hari pertama, Disparbud Sumsel, memperkenalkan potensi wisata di Pagaralam, yaitu wisata alam, mulai dari Gunung Dempo, arung jeram, paralayang, mount bike, dan lainnya.
“Untuk hari ini, kita perkenalkan Pagaralam, karena konsentrasi kita sekarang cenderung ke Pariwisata Alam, dan orang luar negeri cenderung wisata alam. Dipilih Pagaralam karena juga lebih siap untuk wisata alamnya,” terang Aufa.
Dijelaskannya, ada 50 objek wisata alam di Sumsel, dari 50 tersebut ada tiga potensi yang diupayakan untuk diunggulkan, yaitu Sungai Musi, Pagaralam dan Taman Sembilang Kabupaten Banyuasin.
“Beberapa travel agen di luar Sumsel mulai berangsur membuat paket tur ke Sumsel, seperti Riau, Bali dan lainnya. Inilah salah satu langkah kita mempromosikan wisata Sumsel, tapi mengembangkan pariwisata ini tidak semudah membalikkan telapak tangan dan memerlukan proses,” tutupnya.agustian pratama

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s