Kemenag Sumsel Kekurangan Pegawai KUA

Posted: 17/02/2010 in Uncategorized
Tags: , , ,

InformasiPagi, Sumsel

Kementrian Agama (Kemenag) Sumsel, masih kekurangan banyak pegawai Kantor Urusan Agama (KUA), khususnya di daerah terpencil.
Hal ini dikatakan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sumsel, Drs H Najib Haitami MM di kantornya Selasa (16/2). Menurutnya, KUA di kabupaten/kota se Sumsel jumlahnya lebih dari 356 KUA, yang tersebar di setiap kecamatan di kabupaten/kota.
Namun, hingga kini Kemenag Sumsel masih kekurangan tenaga KUA, di daerah terkadang baru Kepala KUA-nya yang pegawai negeri sipil (PNS) di KUA tersebut, sisanya tenaga honorer atau tenaga sukarela (TKS). “Hanya di Palembang yang sudah seimbang, tapi di daerah-daerah khususnya daerah terpencil sangat dibutuhkan untuk PNS KUA,” ungkapnya.
Pihaknya kata Najib belum mampu memenuhi kekurangan tersebut, pasalnya ada keterbatasan formasi pegawai KUA setiap tahunnya. Untuk itulah kekurangan tersebut ditutupi dengan tenaga honorer atau TKS di KUA masing-masing, yang diutamakan putra daerah dilokasi tersebut.
“Kita masih kekurangan banyak tenaga KUA, idealnya satu kepala KUA dibantu lima sampai enam PNS, dan saya menginginkan untuk pegawai administrasi itu diseimbangkan dengan pegawai fungsional. Tapi kenyataannya sekarang, 30 persen pegawai administrasi 70 persennya fungsional, kita sudah berulang kali mengajukan kebutuhan pegawai administrasi untuk KUA,” jelas dia.
Menurut Najib, KUA merupakan ujung tombak Kemenag yang berada di kecamatan-kecamatan, KUA bukan hanya melayani orang Islam saja, tapi seluruh agama dilayaninya. KUA berfungsi menginventarisir jumlah penduduk, jumlah agama yang dianut, rumah ibadah, guru agama, madrasah, pondok dan juga pelayanan.
Disinggung mengenai pengrusakan kantor KUA oleh warga di Desa Tulung Selapan, Kecamatan Tulung Selapan Kabupaten OKI, dan indikasi ada TKS yang melakukan pembunuhan dan kekerasan seksual. Kemenag Sumsel akan membentuk tim mengecek kebenaran kasus tersebut.
“Saya sudah tanyakan kandepag OKI tentang kejadian tersebut, katanya TKS KUA Tulung Selapan itu baru praduga tak bersalah, hanya masyarakat terlalu emosi, sehingga melampiaskan amarah dengan merusak kantor KUA, tapi kejadian ini sudah ditangani pihak berwajib,” jelas dia.
Dengan adanya kejadian ini, ia prihatin terhadap pengrusakan kantor KUA, ia mengimbau masyarakat jangan mudah terprovokasi, pengrusakan fasilitas negara hanya akan menghambat proses pelayanan kepada masyarakat. “Kami akan menurunkan tim ke lokasi, untuk meninjau sejauh mana kerusakan kantor KUA dan secepatnya untuk diperbaiki agar pelayanan masyarakat kembali normal,” jelas dia.
Jika memang benar ada oknum TKS KUA itu bersalah, agar ditindak sesuai aturan yang berlaku, karena pihaknya tidak akan membela, melindungi pegawai Kemenag baik PNS atau honorer, TKS kalau terbukti bersalah.agustian pratama

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s